Showing posts with label Fergie. Show all posts
Showing posts with label Fergie. Show all posts

Tuesday, December 25, 2012

Fergie: Guardiola Belum Akan Melatih Dalam Waktu Dekat

Manchester - Manajer Manchester United, Sir Alex Ferguson mengaku telah berbincang dengan Josep Guardiola beberapa saat lalu. Ia pun mengungkapkan bahwa Guardiola belum akan melatih lagi dalam waktu dekat.

Fergie yang dikabarkan merayakan natal bersama istrinya di New York, Amerika Serikat, ternyata juga menyempatkan diri untuk bertemu dengan Guardiola.

Pertemuan itu diyakini guna membahas kans Guardiola untuk menjadi manajer The Red Devils saat Fergie meletakkan jabatan itu suatu saat nanti.

Tak lama setelah rumor itu beredar, Fergie pun mengungkapkan hasil pembicaraannya dengan manajer yang menyumbangkan 14 trofi bagi Barcelona itu.

"Sulit untuk mengatakan (hasil pertemuan) itu," ucap Fergie seperti dilansir Yahoo Sports.

"Saya berbincang dengan Pep (Guardiola) beberapa saat lalu dan dia menyatakan bahwa dirinya belum tertarik kembali menjadi manajer klub dalam waktu dekat ini."

"Rekornya sungguh luar biasa. Trofi yang dia menangi di Barcelona sungguh luar biasa dan itu adalah CV-nya. Dia memenangi banyak trofi," sanjung manajer yang telah menginjak usia 70 tahun itu.

Tuesday, November 13, 2012

Pogba: Sir Alex Juga Suka Bercanda di Ruang Ganti

Apa yang Anda bayangkan mengenai sosok Sir Alex Ferguson di ruang ganti? Marah-marah? Membentak-bentak? Eks pemain Manchester Unted, Paul Pogba, justru mengatakan sebaliknya.

Citra Fergie yang serius tampak jelas saat manajer berusia 70 tahun itu mendamping The Red Devils bertanding. Mimik wajah yang tegang sambil mengunyah permen karet selalu menghiasi bangku cadangan kubu MU hampir sepanjang dua babak pertandingan.

Tak hanya itu, Fergie juga terkenal menjadi manajer yang tak sungkan memberi hukuman pada pemainnya meskipun berstatus sebagai pemain bintang. Apa yang dilakukan oleh manajer asal Skotlandia itu lantas disebut dengan nama 'hairdryer treatment'.

Salah satu contoh hairdryer treatment yang paling diingat adalah kasus yang melibatkan David Beckham. Sebab perselisihan itu, Fergie sampai harus melego Beckham ke Real Madrid di awal musim 2003-2004.

Kendati demikian, Pogba menggambarkan situasi yang berbeda saat di ruang ganti. Pesepakbola yang kini membela Juventus itu menyebutkan bahwa Fergie justru sering bercanda.

Tapi, Pogba juga mengungkapkan bahwa Fergie terkadang juga terkadang marah andai anak-anak asuhnya tak bermain bagus.

"Dia adalah tipe orang yang santai, dan dia adalah orang yang suka bercanda di ruang ganti," ungkap Pogba kepada Tuttosport yang dilansir oleh Sportsmole.

"Tentu saja Anda melihat dia di televisi selalu serius, tapi dia tahu harus seperti apa saat di ruang ganti."

"Well, terkadang dia berteriak, setiap pelatih biasa melakukannya. Tapi, dia tidak selalu begitu. Dia lebih sering bersikap santai," tambahnya.

Tuesday, October 30, 2012

Fergie pada Wasit Chelsea vs MU: Good Luck

Manchester - Lee Mason akan memimpin laga Chelsea kontra Manchester United di ajang Piala Liga Inggris tengah pekan ini. Terkait kontroversi yang terjadi di laga sebelumnya, Sir Alex mengucapkan 'good luck' pada sang pengadil.

Hanya berselang tiga hari setelah laga yang dianggap penuh keontroversi, Chelsea dan MU akan saling berhadapan di babak keempat Piala Liga Inggris. Kedua tim akan berlaga di tempat yang sama, Stadion Stamford Bridge.

Menjadi wasit untuk pertandingan tersebut adalah Lee Mason, yang sudah jadi wasit Premier League dalam 11 musim terakhir. Meski punya banyak pengalaman, Mason akan merasakan tekanan yang berbeda saat menjadi wasit dalam laga Chelsea vs MU nanti. Sebabnya tentu saja insiden yang terjadi dua hari lalu, dengan melibatkan wasit Mark Clattenburg.

Saat ditanya wartawan soal penunjukkan Lee Mason sebagai pemimpin pertandingan, Fergie tak berkomentar banyak.

"Semoga beruntung untuk sang wasit," sergah Fergie seperti diberitakan Mirror.

Terkait Mason, seperti diberitakan sebelumnya, dia sempat membuat keputusan yang merugikan sekaligus menguntungkan The Red Devils. Kondisi serupa pernah terjadi saat menjadi wasit di laga yang melibatkan The Blues.

Dalam pernyataannya usai menang 3-2 atas Chelsea akhir pekan kemarin, Fergie tak menyangkal kalau timnya mendapat keberuntungan di atas lapangan. Namun begitu dia membenarkan kartu merah yang didapat Fernando Torres, karena menurutnya El Nino 'memilih' jatuh ketimbang terus berlari mengejar bola melewati tekel Jonny Evans.

Saturday, March 17, 2012

Hazard Buka Pintu Hijrah ke MU

Lille - Pemain bintang Lille, Eden Hazard, menyatakan tak menutup kemungkinan bagi dirinya untuk bergabung Manchester United. Namun, untuk saat ini Hazard hanya fokus ke klubnya.

Pada akhir pekan lalu, Sir Alex Ferguson terbang ke Prancis dan terlihat tengah menonton pertandingan Lille versus tuan rumah Olympique Lyon dalam laga lanjutan Ligue 1.

Sejauh ini belum ada komentar dari Sir Alex mengenai kunjungannya ke Stade de Gerland itu. Namun, isu yang berkembang menyebutkan bahwa ia tengah mengamati permainan Hazard.

Pesepakbola berusia 21 tahun itu memang menjadi incaran banyak klub top di Eropa. Di Premier League saja Hazard diburu oleh Liverpool, Arsenal, dan Tottenham Hotspur.

Hazard mengaku sangat senang mendengar kabar bahwa Sir Alex menyaksikan permainannya. Ia juga tertarik dengan peluang bergabung MU meski saat ini hanya fokus dengan Lille.

"Tentu saja, mereka adalah klub yang menarik buat semua pemain, tapi untuk sekarang fokusku hanya pada Lille," ucap Hazard kepada La Voix du Nord yang dikutip Mirror Football.

"Tetapi, ya, merupakan sebuah kehormatan disaksikan oleh salah satu pelatih terbaik di dunia--kalau bukan yang terbaik di dunia," pungkasnya.

Thursday, February 9, 2012

Fergie Minta Evra Bersalaman dengan Suarez

Manchester - Sir Alex Ferguson meminta Patrice Evra bersalaman dengan Luis Suarez saat Manchester United berjumpa dengan Liverpool di Old Trafford, Sabtu (11/2/2012).

Saat itu akan menjadi kali pertama Evra dan Suarez bersua sejak perselisihan berbau rasis yang dimulai pada Oktober lalu.

Seperti yang diketahui, meski bersikukuh membela diri, pesepakbola internasional Uruguay itu diputuskan bersalah oleh Asosiasi Sepakbola Inggris (FA) dan sebagai hukumannya harus menjalani skorsing sebanyak delapan pertandingan plus membayar denda.

Dengan telah terjadinya kasus ini maka dipastikan pertandingan antara "Setan Merah" dengan "Si Merah" selanjutnya akan semakin panas.

Seperti yang terjadi di laga babak kelima Piala FA di Anfield, akhir Januari silam yang berkesudahan untuk kemenangan Liverpool 2-1. Evra mendapat cemoohan dari pendukung tuan rumah di sepanjang pertandingan.

Bagaimanapun, persoalan ini sudah berakhir. Fergie pun meminta Evra bersedia menjabat tangan Suarez saat keduanya bersua nanti.

"Patrice telah menunjukkan keberanian untuk melawannya dengan mengeluhkan tentang hal itu jadi karena dia tidak perlu malu atas apapun dan saya pikir bukan masalah jika berjabat tangan," ucap Ferguson seperti dikutip Mirror Football.

"Dia seharusnya mendapat tepuk tangan atas apa yang sudah dia lakukan. Persoalannya kini sudah berakhir dan dia sudah benar, Patrice," pungkas sang manajer.

Sunday, February 5, 2012

'Seharusnya MU Dapat 4 Penalti dan Cahill Dikartu Merah'

London - Manajer Manchester United, Sir Alex Ferguson menilai timnya bisa mendapat empat hadiah penalti di laga melawan Chelsea. Fergie juga menilai Gary Cahill layak dikartu merah.

Pada pertandingan di Stamford Brige yang berakhir Senin (6/2/2012) dinihari WIB, MU mengimbangi Chelsea 3-3 usai ketinggalan tiga gol terlebih dahulu lewat gol bunuh diri Jonny Evans, diikuti gol Juan Mata dan David Luiz.

Harapan MU hidup setelah wasit Howard Webb menunjuk titik putih di pertengahan babak kedua yang mana berhasil di eksekusi Wayne Rooney sebelum akhirnya Javier Hernandez memaksakan hasil imbang.

Atas dua hadiah penalti itu, manajer Chelsea Andre Villas-Boas cukup geram dan tidak puas dengan keputusan wasit. Tapi menurut pandangan Ferguson, timnya malah seharusnya berhak mendapat empat hadiah penalti.

"Kami mendapat dua penalti di babak kedua yang benar. Saya pikir kami bisa mendapatkan empat penalti," nilai Fergie di Sky Sports.

Ferguson juga memprotes atas pelanggaran Gary Cahill kepada Danny Welbeck di awal pertandingan. Menurutnya, bek Chelsea itu pantas diusir.

"Itu kartu merah. Saya tidak menyalahkan Howard Webb, saya menyalahkan assisten wasit. Saya tidak mengerti itu. Hakim garis itu, yang telah memberi lawan kami penalti di Old Trafford dua tahun lalu dari (pengamatan) sejauh 45 yards - tapi dia tak melihat pelanggaran itu (Cahill)?," sengat Fergie.

"Ada pelanggaran kaus Ashley Young ditarik di depannya tapi dia tidak memberikannya. Saya tidak tahu dimana mereka mendapatkan itu? Jerseynya ditarik dan Anda harus membuat keputusan 'apakah dia diving?'. Well, jika dia ditarik kausnya maka dia tidak diving," tegasnya.

Terlepas dari start buruk di babak kedua, Ferguson tetap senang dengan semangat MU dalam mengejar ketinggalannya dari Chelsea sehingga akhirnya sukses menahan imbang.

"Upaya keras dari para pemain kami dan bagi penonton netral, mengejar ketinggalan dari 0-3 untuk mencapai skor sama adalah pertandingan fantastis," sambung Fergie. "Saya senang dengan para pemain saya."

Di pertandingan selanjutnya, MU akan dihadapkan kembali dengan laga sulit dengan Liverpool akan menyambangi Old Trafford pada pekan depan.

Wednesday, February 1, 2012

Fergie Tunggu Kembalinya 'Si Spesial' Cleverley

Manchester - Kapan Tom Cleverley akan bermain lagi? Sir Alex Ferguson menjawab, belum dalam waktu dekat. Namun, ia sudah tak sabar menanti kembalinya gelandang yang disebutnya "spesial" itu.

Cleverley absen setelah terakhir kali turun membela Manchester United dalam laga melawan Everton Oktober silam. Itu artinya sudah tiga bulan pemain berusia 22 tahun itu tak menyentuh lapangan.

Sebelum mendapatkan cedera di engkelnya, Cleverley disebut-sebut sebagai jawaban MU atas kebutuhan seorang gelandang yang bertipe seperti Paul Scholes. Duetnya bersama Anderson membuat lini tengah 'Setan Merah' hidup. Ketika dirinya cedera, kehidupan itu hilang bersamaan dengan menurunnya performa Anderson juga.

Manchester Evening News pernah menyebut bahwa Cleverley mungkin baru bisa dimainkan pada laga melawan Ajax Amsterdam di Europa League pada Februari mendatang. Namun, menurut Fergie, belum ada tanggal pasti kapan si gelandang bernomor 23 itu akan kembali, meski menyebut waktu sekitar dua pekan.

"Cleverley sudah banyak berlari. Dia masih jauh dari kembali ke tim utama, tapi saat ini dia sudah banyak berlari. Dia akan menjadi tambahan kekuatan yang besar. Akan sangat menyenangkan melihatnya kembali karena dia adalah sosok spesial," ujar Fergie di situs resmi klub.

Bersamaan dengan membaiknya kondisi Cleverley, manajer asal Skotlandia itu juga mendapatkan kabar bagus terkait kondisi beberapa gelandangnya. Ashley Young dan Anderson disebutnya sudah siap untuk dimainkan. Dengan kembalinya sejumlah nama gelandang, Fergie pun merasa optimistis.

"Saya harap Ashley akan mulai berlatih tengah pekan ini, dia akan segera kembali. Cleverley masih dua pekan di belakangnya. Anderson juga siap dimainkan pekan ini. Dia akan mulai berlatih hari Senin atau Selasa dan ini akan memberikan saya koleksi gelandang yang cukup untuk menghadapi deretan pertandingan."

"Performa Michael Carrick belakangan luar biasa, dia bermain dengan fantastis. Kami juga punya (Ryan) Giggs, Scholes, Cleverley, dan Anderson. Jadi, kami punya sekelompok gelandang yang akan membantu kami."

Friday, December 9, 2011

MU Tetap Takkan Belanja di Januari

Manchester - Sir Alex Ferguson pernah mengatakan bahwa dirinya tak pernah berniat membeli pemain baru di bulan Januari mendatang. Menyusul tersingkirnya MU dari Liga Champions, pendirian sang manajer tetap tak berubah.

Dengan tersingkirnya 'Setan Merah' dari Liga Champions, spekulasi bahwa mereka membutuhkan kekuatan baru di dalam skuad pun berhembus. Terlebih beberapa pemain inti kini didera cedera.

Tom Cleverley masih harus beristirahat setidaknya sampai natal, Anderson harus menepi hingga Februari, si kembar Rafael dan Fabio Da Silva pun juga belum bisa dipastikan kapan kembali. Situasi tersebut diperparah dengan absennya sang kapten, Nemanja Vidic, sampai akhir musim akibat cedera lutut.

Namun demikian, Fergie, seperti yang bisa ditebak dan dilihat dari karakternya yang keras, tetap memegang omongannya. Tak akan ada yang datang pada bursa transfer musim dingin nanti.

"Ada banyak persoalan dan tak ada satu pun dari hal tersebut yang ada di benak saya," tegasnya di situs resmi klub.

Dalam sejarahnya, manajer asal Skotlandia itu memang terbilang jarang membeli pemain di tengah musim. Louis Saha, Vidic, dan Patrice Evra adalah pengecualiannya.

Fergie beralasan, pembelian Vidic dan Evra pada pertengahan musim 2005/06, musim di mana MU juga tersingkir di babak grup Liga Champions, karena memang membutuhkan pemain seperti mereka di barisan belakang.

"Waktu itu, kami memang mencari pemain yang memang penting untuk beberapa posisi. Setelah Denis Irwin pensiun, sangat sulit untuk mencari bek kiri berkualitas karena semua orang mencari seorang bek kiri. Patrice adalah salah satu yang menarik perhatian kami. Meski dia bermain sebagai wing-back untu Monaco, dia punya kualitas dalam melakukan serangan dan itu menarik perhatian kami."

"Vida adalah seorang pemain yang saya lihat di Paris, tiga atau empat tahun sebelumnya, ketika dia bermain bersama Yugoslavia melawan Prancis (November 2002). Mereka memainkannya sebagai marker pada laga itu. Mereka bermain dengan tiga bek tengah ketika itu."

"Saya gagal melihat apakah dirinya bisa bermain dalam formasi empat bek atau tidak. Tak ada bukti juga dalam pertandingan-pertandingan tertentu. Lalu, ia pergi ke Rusia dan bermain dalam formasi empat bek. Kami kemudian tahu bahwa dia bisa bermain dalam formasi empat bek dan tak akan ada masalah. Kami kemudian memutuskan untuk menggaetnya," tukas Fergie.
Manchester - Sir Alex Ferguson pernah mengatakan bahwa dirinya tak pernah berniat membeli pemain baru di bulan Januari mendatang. Menyusul tersingkirnya MU dari Liga Champions, pendirian sang manajer tetap tak berubah.

Dengan tersingkirnya 'Setan Merah' dari Liga Champions, spekulasi bahwa mereka membutuhkan kekuatan baru di dalam skuad pun berhembus. Terlebih beberapa pemain inti kini didera cedera.

Tom Cleverley masih harus beristirahat setidaknya sampai natal, Anderson harus menepi hingga Februari, si kembar Rafael dan Fabio Da Silva pun juga belum bisa dipastikan kapan kembali. Situasi tersebut diperparah dengan absennya sang kapten, Nemanja Vidic, sampai akhir musim akibat cedera lutut.

Namun demikian, Fergie, seperti yang bisa ditebak dan dilihat dari karakternya yang keras, tetap memegang omongannya. Tak akan ada yang datang pada bursa transfer musim dingin nanti.

"Ada banyak persoalan dan tak ada satu pun dari hal tersebut yang ada di benak saya," tegasnya di situs resmi klub.

Dalam sejarahnya, manajer asal Skotlandia itu memang terbilang jarang membeli pemain di tengah musim. Louis Saha, Vidic, dan Patrice Evra adalah pengecualiannya.

Fergie beralasan, pembelian Vidic dan Evra pada pertengahan musim 2005/06, musim di mana MU juga tersingkir di babak grup Liga Champions, karena memang membutuhkan pemain seperti mereka di barisan belakang.

"Waktu itu, kami memang mencari pemain yang memang penting untuk beberapa posisi. Setelah Denis Irwin pensiun, sangat sulit untuk mencari bek kiri berkualitas karena semua orang mencari seorang bek kiri. Patrice adalah salah satu yang menarik perhatian kami. Meski dia bermain sebagai wing-back untu Monaco, dia punya kualitas dalam melakukan serangan dan itu menarik perhatian kami."

"Vida adalah seorang pemain yang saya lihat di Paris, tiga atau empat tahun sebelumnya, ketika dia bermain bersama Yugoslavia melawan Prancis (November 2002). Mereka memainkannya sebagai marker pada laga itu. Mereka bermain dengan tiga bek tengah ketika itu."

"Saya gagal melihat apakah dirinya bisa bermain dalam formasi empat bek atau tidak. Tak ada bukti juga dalam pertandingan-pertandingan tertentu. Lalu, ia pergi ke Rusia dan bermain dalam formasi empat bek. Kami kemudian tahu bahwa dia bisa bermain dalam formasi empat bek dan tak akan ada masalah. Kami kemudian memutuskan untuk menggaetnya," tukas Fergie.

Wednesday, November 9, 2011

Fergie Sarankan Solskjaer Tak Buru-buru ke Liga Inggris

Manchester - Kesuksesan Ole Gunnar Solskjaer menjadi juara bersama Molde mendapatkan tanggapan dari Sir Alex Ferguson. Fergie memintanya untuk mencari pengalaman lebih banyak lagi dan tak buru-buru tangani klub Inggris.

Bersama tim asuhannya, hari Minggu (30/11/2011) kemarin, Solskjaer mampu memastikan gelar juara. Gelar juara itu menjadi sejarah tersendiri karena merupakan yang pertama dalam 100 tahun sejak klub berdiri.

Atas keberhasilan mantan anak asuhnya itu, Fergie pun turut mengucapkan selamat. Tak ingin melihat Solskjaer gagal melatih tim lain, pelatih berusia 69 tahun asal Skotlandia itu meminta Solskjaer untuk menikmati waktunya di Norwegia. Fergie menyarankan Solskjaer untuk tetap di melatih Molde sebagai tempat untuk mengasah kemampuan melatihnya.

"Itu memang mungkin saja terjadi (dia menjadi manajer di Inggris). Hanya tinggal masalah waktu saja."

"Aku tidak berpikir dia harus terburu-buru karena mencari pengalaman sangat bagus, dan pengalaman yang dia miliki bersama Molde adalah salah satu yang terbaik," sebut Fergie pada ESPN Star.

"Dia telah memenangi kejuaraan dan tidak perlu terburu-buru," tukas pelatih yang telah menangani MU selama 25 tahun itu.

Wednesday, November 2, 2011

Fergie Tak Terkejut Rooney Masuk Nominasi Ballon d'Or

Manchester - Wayne Rooney jadi satu-satunya pemain Inggris yang masuk nominasi Ballon d'or 2011. Melihat fakta tersebut, Sir Alex Ferguson tak terkejut jika hanya Rooney yang jadi nominator.

FIFA sudah merilis 23 daftar calon nama peraih gelar pemain terbaik dunia. Selain Lionel Messi sebagai pemegang gelar tersebut dalam dua tahun terakhir, punggawa timnas Spanyol masih mendominasi berkat prestasi Barcelona dan Real Madrid.

Sungguh sebuah ironi namun harus diterima jika Inggris, yang mengkalim dirinya adalah negara penemu sepakbola, cuma bisa menempatkan Rooney sebagai wakilnya. Itupun masih ada kemungkinan striker Manchester United itu tereliminasi karena pada akhirnya hanya ada tiga nominator final.

Namun bagi Fergie yang tak lain manajer Rooney di MU, menilai wajar jika Rooney saja yang bisa dicalonkan di sana. Penampilan pesepakbola 26 tahun itu memang terhitung stabil di tahun ini, meskipun sempat mengalami beberapa kali penurunan performa.

Dari total 12 laga yang sudah dilaluinya di seluruh kompetisi, Rooney sudah mencetak 11 gol.

Fergie pun turut memuji Spanyol yang masih menempatkan banyak pemainnya di nominasi itu. Tercatat ada tujuh pemain La Furia Roja di sana.

"Bukanlah sebuah kejutan (jika Rooney masuk dalam nominasi), namun menarik melihat siapa-siapa pemain yang masuk. Anda bisa lihat bagaimana Spanyol yang menempatkan banyak pemainnya di sana," ujar Fergie seperti dilansir Mirror.

Sunday, October 9, 2011

Fergie: Derby Manchester Tak Sama Lagi

Manchester - Beberapa tahun setelah diakuisisi Sheikh Mansour, Manchester City akhirnya kompetitif di Liga Inggris. Diakui Sir Alex Ferguosn, Derby Manchester pekan depan tidak sama lagi dengan yang sebelumnya.

Manchester United dan Manchester City kini duduk di puncak klasemen Liga Inggris. Sama-sama belum terkalahkan, keduanya juga sangat produktif dengan masing-masing punya surplus gol 19 dan 18.

Banyaknya pembelian yang dilakukan The Citizens akhirnya mulai membuahkan hasil di musim ini. Selain lolos ke Liga Champions untuk kali pertama, City juga dianggap sebagai pesaing utama The Red Devils dalam balapan menjuarai Liga Inggris.

Siapa yang lebih tangguh antara keduanya akan diketahui 23 Oktober mendatang saat keduanya berhadapan di old Trafford. MU yang sejak era Premier League selalui jadi unggulan dalam derby tersebut kini akan menghadapi tantangan serius dari tetangganya itu.

"Semua (laga) derby adalah besar sekarang, itu hal alami dari apa yang menjadi gambaran umumnya," sahut Ferguson di AFP.

"City yang punya tenaga - mereka punya skuad besar dan kekuatan finansial untuk menarik pesepakbola terbaik di dunia - yang mengubah fokus derby sekarang ini," lanjut pria asal Skotlandia itu.

Khusus di Liga Inggris kedua tim sudah saling berhadapan sebanyak 86 kali. Dari jumlah tersebut The Red Devils masih unggul dengan total memetik 58 kemenangan, sementara City mengumpulkan 37 kemenangan dengan 49 lainnya berkesudahan imbang.

"Titik pembicaraannya bukan lagi soal pertandingan terkini tapi soal bagaimana Manchester City membuat dinamika yang mengubah sepakbola dan apa yang harus kami lakukan untuk berkompetisi dengan hal itu," tuntas Fergie.

Saturday, August 27, 2011

Fergie Beri Dukungan untuk Wenger

Manchester - Ada masanya Sir Alex Ferguson dan Arsene Wenger memang menjadi seteru berat. Tetapi saat kini Wenger sedang dalam tekanan, Fergie tak sungkan melontarkan pembelaan.

Fergie dan Wenger pernah berada dalam situasi bak anjing dan kucing saat kedua tim yang mereka tangani, Manchester United dan Arsenal, juga sedang bersaing ketat berebut gelar.

Saat ini, sinar Arsenal sedang meredup setelah musim lalu hanya finis di posisi empat. Wenger pun di awal musim ini sedang mendapatkan salah satu tekanan terbesar dalam karirnya di 'Gudang Peluru'.

Setelah kehilangan Cesc Fabregas, Wenger kini terancam kehilangan pemain bintangnya yang lain, Samir Nasri, yang bahkan akan hijrah ke salah satu klub rival, Manchester City.

Ditambah dengan tidak adanya pembelian besar dan hasil tak mengesankan Arsenal di awal musim--imbang lawan Newcastle dan kalah dari Liverpool--kian menambah besarnya tekanan untuk Wenger yang juga belum bisa mempersembahkan gelar untuk The Gunners sejak tahun 2005 silam.

Seiring dengan penegasan Wenger kalau dirinya takkan menyerah alias mundur meletakkan jabatan, Fergie pun turut memberikan dukungan untuknya. Pria Skotlandia yang musim lalu mengantar MU ke gelar 19 di Liga itu menilai si Profesor Prancis masih merupakan sosok tepat untuk membesut Arsenal.

"Kita tinggal di dunia yang gila. Ini adalah sebuah dunia kritis dan Anda hanya perlu kalah di beberapa laga untuk mendapat serangan kritik," ujar Fergie seperti dilansir ESPN Star.

"Semua pembicaraan adalah mengenai Arsenal dan perginya Arsene. Tetapi siapa yang bisa menggantikannya? Ini adalah situasi yang konyol," tegasnya.

Fergie pun kemudian mendukung penuh rencana Wenger untuk bertahan dan terus maju seraya tidak memusingkan kritik yang berdatangan.

"Orang itu luar biasa. Ia sudah memberikan Arsenal landasan yang tidak pernah mereka kira akan mereka dapatkan. Ia harus terus maju. Ia tidak perlu mendengarkan kritikan. Satu hal yang Anda butuhkan di dunia ini adalah tutup kuping," seru Fergie.