Showing posts with label juventus. Show all posts
Showing posts with label juventus. Show all posts

Friday, June 14, 2013

Lini Tengah Juve Terkuat di Eropa

Turin - Musim lalu, Juventus cuma sampai di perempatfinal Liga Champions. Meski begitu, Bianconeri diyakini mempunyai komposisi lini tengah yang paling mumpuni di Eropa.

Komentar itu dilontarkan oleh Edgar Davids, mantan pemain yang pernah berseragam Juve selama tujuh tahun.

Lini tengah La Vecchia Signoa merupakan perpaduan antara pemain muda dan berpengalaman seperti Andrea Pirlo, Claudio Marchisio, Arturo Vidal dan Paul Pogba. Performa apik mereka menjadi salah satu kunci sukses Juve merebut dobel Scudetto.

"Juventus mempunyai lini tengah terkuat di Eropa," ucap Davids di Football Italia.

"Pogba adalah seorang pemain dengan bakat luar biasa," sambung mantan pemain internasional Belanda itu. Sementara itu, Vidal adalah seorang juara yang bisa tumbuh lebih jauh dan menjadi pemain yang fenomenal."

"Saya berharap suatu hari nanti Vidal berada di antara para pemain legendaris Juventus karena dia punya kemampuan untuk itu."

Wednesday, March 6, 2013

Asamoah Sebut Alexis Sanchez Cocok untuk Juve

Turin - Alexis Sanchez dikabarkan tengah menjadi bidikan Juventus untuk didatangkan pada musim panas nanti. Mendengar kabar tersebut, Kwadwo Asamoah pun menyatakan kesetujuannya.

Salah satu yang menjadi ciri penting dalam permainan Alexis adalah kecepatannya. Asamoah yakin, jika kecepatan tersebut bakal menjadi tambahan bagus untuk kekuatan Juve.

"Alexis adalah pemain dengan kualitas luar biasa. Dia luar biasa cepat," ucap gelandang asal Ghana tersebut kepada Corriere dello Sport.

"Dia bisa memberikan kami tambahan kekuatan jika akhirnya benar-benar bergabung dengan Juventus."

Seri A bukanlah liga yang asing untuk Alexis. Malahan, liga tersebutlah yang membesarkan namanya, ketika dia bermain selama empat musim untuk Udinese.

Alexis kemudian pindah ke Barcelona pada 2011, namun cedera kerap menghampirinya dan performanya dinilai relatif kurang konsisten musim ini. Kabar pun menyeruak, dia bakal hengkang pada musim panas nanti.

Kendati demikian, Alexis masih punya kontrak yang cukup panjang bersama Barca. Tercatat, kontraknya baru akan habis pada 2016 mendatang.

Monday, December 24, 2012

Juve Ditinggal Chiellini 3 Bulan

Turin - Kabar kurang sedap diterima Juventus terkait kondisi Giorgio Chiellini yang harus menepi selama tiga bulan akibat cedera betis.

Hal ini dikonfirmasi bek berusia 28 tahun itu melalui akun twitter-nya pasca ia mengalami cedera itu di sesi latihan tim kemarin. Setelah menjalani pemeriksaan oleh tim medis, Chiellini divonis harus menepi kurang lebih 90 hari karena robek di otot betis kanannya.

"Sayangnya harus dikonfirmasi jika ada robek di otot betis. Saya akan absen untuk beberapa lama.. Tapi saya akan melakukan apapun supaya saya bisa kembali secepatnya dan bisa lebih kuat dari sebelumnya!" ucap Chiellini seperti dilansir Football Italia.

"Saya ingin berterima kasih atas ucapan simpati dari semuanya yang saya terima dalam beberapa jam terakhir. Peluk untuk kalian semua!"

Cederanya Chiellini ini menipiskan stok bek tengah yang dimiliki Juve karena tinggal tiga bek senior yang masih fit yakni Andrea Barzagli, Leonardo Bonucci dan Martin Caceres setelah Bianconeri melepas Lucio awal pekan ini.

Kondisi ini mau tak mau membuat Juve harus mencari bek tengah baru di bursa transfer musim dingin nanti demi mengantisipasi Chiellini yang kemungkinan baru bisa comeback Maret nanti. Adalah bek Rubin Kazan, Salvatore Bochetti, yang diisukan akan ditarik ke Turin.

Saturday, November 3, 2012

Lawan Juve, Inter Belum Akan Mainkan Sneijder

Milan - Inter Milan sepertinya tak mau terburu-buru memainkan Wesley Sneijder meski si pemain sudah pulih dari cederanya. Meskipun Nerazzurri punya laga Derby D'Italia kontra Juventus akhir pekan nanti.

Sneijder sudah absen di empat laga terakhir Inter akibat cedera paha yang didapatnya saat menang 2-0 atas Chievo Verona 26 September lalu. Cedera itu adalah kambuhan dari yang dialami playmaker asal Belanda itu musim lalu dan membuatnya bolak-balik ruang perawatan.

Kini Sneijder sudah mulai sembuh dan sudah mengikuti latihan bersama tim. Fakta inilah yang kemudian membuat pesepakbola 28 tahun itu diprediksi akan turun bermain di laga Big Match kontra Juve akhir pekan nanti.

Namun, ketika ditanyakan pada pelatih La Beneamata, Andrea Stramacioni perihal Sneijder, ia pun memastikan belum saatnya untuk eks pemain Real Madrid itu diturunkan.

Stramaccioni ingin Sneijder benar-benar sembuh dan tak lagi dibekap cedera, sehingga ia bisa fit bermain hingga akhir musim nanti. Sneijder sudah bermain lima kali di Seri A dan menyumbang satu gol.

"Aku tidak berpikir dia (Sneijder) akan bisa bermain di Turin. Jelas tidak masuk akal jika kami memaksanya bermain dan berisiko kehilangannya untuk waktu lama lagi," tutur Stramaccioni di Soccerway.

Tuesday, October 30, 2012

'Bendtner Tak Menyesal Pindah ke Juve'

Turin - Nicklas Bendtner tidak mendapatkan jatah bermain yang banyak di Juventus. Kendati demikan, ia diyakini tak menyesal menjalani masa pinjaman yang lama bersama Bianconeri.

Bendtner baru tampil 10 menit saat memperkuat La Vecchia Signora. Pemain timnas Denmark itu baru mendapat kesempatan turun lapangan saat menggantikan Fabio Quagliarella pada laga Juve melawan Chievo, 22 September lalu.

Terkait hal itu, agen si pemain, Tom Brookes, menyatakan bahwa Bendtner tidak kecewa dengan masa pinjamannya di Juve dari Arsenal. Tapi, ia bakal lebih senang kalau mendapatkan kesempatan bermain lebih banyak.

"Pastinya tidak (menyesal). Niklas bahagia di Juventus. Dia ingin bermain lebih banyak dan bakal bermain lebih, dia akan lebih bahagia," kata Brookes kepada Tuttomercatoweb.

"Dia terlalu kuat untuk duduk di bangku cadangan dan itu tidak bagus untuk dia atau Juventus. Jika situasinya terus seperti ini, kami akam melakukan penilaian dalam beberapa minggu mendatang," tambahnya.

Thursday, October 25, 2012

Napoli Curigai Ada Terowongan Rahasia di Juventus Stadium

Turin - Napoli menuding Juventus tidak mentaati hukuman skorsing terhadap Antonio Conte. Partenopei minta FIGC menyelidiki kemungkinan adanya jalan rahasia menuju ruang ganti pemain sebagai akses Conte menemui skuatnya.

Sangkaan terhadap kemungkinan adanya jalan rahasia itu diutarakan oleh seorang staff Napoli setelah kedua tim saling berhadapan, Sabtu (20/10/2012) malam waktu setempat. Staff tersebut kabarnya juga sudah meminta FIGC melakukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap Juventus Stadium.

Sebagaimana diketahui, Conte saat ini tengah dalam masa hukuman terkait dakwaan keterlibatan dia dalam kasus pengaturan pertandingan. Conte dilarang menemani skuatnya di matchday, namun tetap diperkenankan melatih setiap hari.

Setelah jatuhnya hukuman tersebut, Conte selalu menyaksikan pertandingan anak buahnya dari tribun penonton. Sementara pada laga kontra Napoli, Conte sempat tersorot kamera televisi duduk di tribun VIP. Tak disebutkan dasar atau bukti yang mungkin ditemui pihak Napoli sehingga mereka meminta dilakukan pemeriksaan terhadap kemungkinan adanya terowongan rahasia tersebut.

Namun seperti diberitakan Football Italia, kubu Bianconeri dibuat naik pitam dengan tudingan tersebut. Manajemen Juventus malah mengajukan protes balik karena fans Napoli merusak dan dengan sengaja membanjiri toilet, serta merusak pintu dan pipa-pipa. stadion

Saturday, July 14, 2012

Lucio Resmi Berseragam Juve

Turin - Usai tiga musim berseragam biru-hitam milik Inter Milan, Lucio mulai musim akan berganti warna kostum menjadi hitam-putih, setelah ia mencapai kesepakatan dengan Juventus.

Tak lama setelah dilepas oleh Inter, Lucio kencang diisukan merapat ke juara Seri A musim lalu itu. Dan benar saja akhirnya bek asal Brasil itu menandatangani kontrak selama dua tahun dengan Juve usai melewati tes medis, Rabu (4/7) waktu Italia.

"Lucio adalah pemain Juventus. Bek asal Brasil itu datang dengan status bebas transfer dan sudah menandatangani kontrak selama dua musim, yang akan menahannya di Juventus hingga 30 Juni 2014," demikian pernyataan resmi Juve seperti dilansir Football Italia.

Langkah Juve merektrut Lucio ini serupa dengan apa yang dilakukan musim lalu saat mengontrak Andrea Pirlo usai dilepas oleh AC Milan. Pirlo pun lantas bersinar dan menjadi kunci sukses Bianconeri merebut Scudetto.

Apa yang Juve harapkan pada Lucio tentunya serupa mengingat bek 34 tahun itu adalah pemain pilar saat Inter merebut treble winners di musim pertamanya usai pindah dari Bayern Munich.

"Saya senang, ini pengalaman baru dan lembaran baru dalam hidup saya. Saya sangat menantikannya," ujar Lucio usai penandatangan kontrak bersama Direktur Umum Juve, Beppe Marotta.

"Saya pikir hal yang terpenting adalah saat ini dan besok. Kemarin sudah menjadi sejarah dan saya percaya motivasi adalah hal terpenting," sambungnya.

"Anda harus berlatih setiap hari dan bermain dengan mental yang benar untuk melakukan yang terbaik agar bisa menang. Juventus akan selalu jadi tim kuat, saya juga katakan itu ketika datang ke Italia pertama kali. Juve akan selalu menjadi Juve," tutup Lucio.

Wednesday, June 6, 2012

Ingin Main Bareng Trezeguet Lagi, Del Piero?

Turin - Alessandro Del Piero pernah menghadirkan duet maut bersama David Trezeguet di Juventus. Ada kemungkinan Del Piero bisa kembali bermain bersama Trezeguet terkait keinginannya merumput di liga sepakbola Amerika Latin.

Selama kurun waktu sekitar delapan tahun dari 2000 hingga 2008, Del Piero serta Trezeguet sama-sama jadi andalan Juve untuk mendulang gol. Meskipun keduanya masih lanjut hingga 2-3 tahun setelahnya, namun di akhir karier bersama 'Si Nyonya Tua' keduanya sudah jarang bermain bersama.

Del Piero maupun Trezeguet jadi pemain kunci saat Juve meraih empat titel Scudetto di awal tahun 2000-an. Romantisme duet sehati ini pun boleh jadi akan terulang pasca Del Piero dilepas Juve karena kontraknya tak diperpanjang akhir musim ini.

Del Piero yang sampai saat ini belum menentukan di mana akan bermain mengungkapkan keinginannya untuk merumput di Amerika Latin, boleh jadi Argentina atau Brasil akan jadi tujuan penyerang berusia 37 tahun itu. Kebetulan Trezeguet saat ini merumput bersama River Plate di Divisi Dua Liga Argentina.

"Aku masih belum tahu apa yang akan kulakukan atau ke mana aku akan pergi. Aku akan menganalisa apapun yang akan terjadi," tukasnya kepada ESPN Argentina.

"Apakah David Trezeguet sudah berbicara padaku soal River Plate? Tidak, kamu belum membicarakannya. Mungkin seseorang akan meneleponku… Namun, sepakbola latin juga sesuai dengan gayaku," pungkasnya.

Sebelumnya Del Piero diisukan akan merumput di Liga Inggris atau Spanyol plus mendapat tawaran berlabuh di Major League Soccer (MLS) dari Los Angeles Galaxy maupun New York Red Bull.

Sunday, May 13, 2012

'Del Piero adalah Seorang Juara'

Turin - Perjalanan Alessandro Del Piero sebagai seorang pemain Juventus telah usai. Sebagai seorang pelatih, dan juga mantan rekan satu tim, Antonio Conte memberikan rasa salut kepadanya.

Di Juventus Stadium, Minggu (13/5/2012) malam WIB, Del Piero memainkan laga terakhirnya di Seri A dengan melawan Atalanta. Antonio Conte menurunkannya sejak menit pertama. Sang allenatore seperti ingin memberi penghormatan untuk kapten Bianconeri itu.

Seperti ingin memberi 'hadiah' perpisahan, Del Piero mencetak gol kedua Juve di laga itu. Gol itu sekaligus menjadi gol ke-289 Del Piero selama berseragam Juve serta gol ke-188 yang ia cetak di Seri A.

"Del Piero bermain layaknya seorang juara sekali lagi," ucap Conte setelah pertandingan selesai.

Il Pinturicchio tidak bermain sampai laga habis. Ia digantikan oleh Simone Pepe pada menit ke-58 dan setelahnya berlari kecil keliling stadion untuk menyapa para suporter.

Bagi para tifosi Juve, pemandangan tersebut sama sakralnya dengan sebuah momen penobatan juara.

Namun, tugas Del Piero belum selesai. Conte mengisyaratkan bahwa pemain bernomor punggung 10 itu masih punya tugas sekali lagi, yakni membantu Juve memenangi Coppa Italia.

"Saya sudah bilang padanya, musimnya belum selesai karena dia bisa saja menjadi penentu lagi melawan Napoli di final Coppa Italia hari Minggu nanti," tukas Conte.

Tuesday, May 8, 2012

Juve Tentang Scudetto Tanpa Primadona, Van Persie & Pemain Bengal

Turin - Juventus mulai mengarahkan fokus ke musim depan pasca memastikan Scudetto musim ini. Nama penyerang Arsenal Robin van Persie pun muncul.

Saat ini Juve tengah dilanda rasa sukacita usai meraih Scudetto. Tetapi Bianconeri sadar kalau tantangan musim depan, yang juga termasuk kancah Liga Champions, akan lebih berat.

Untuk itu Direktur Umum Juve Beppe Marotta pun mulai mengarahkan pandangan ke bursa transfer guna memperkuat tim, meski ia menegaskan ingin tetap menjaga semangat skuad saat ini.

"Untuk bursa transfer, kami harus mempertimbangkan kalau Scudetto datang karena ini adalah sebuah tim bagus tanpa seorang primadona. Kami harus menjaga keseimbangan tersebut meskipun kami jelas-jelas mesti meningkatkan kualitas tim," kata Marotta di Football Italia.

Sejauh ini Juve sudah beberapa kali dikaitkan dengan van Persie. Marotta mengaku kalau pihaknya memang menilai tinggi kemampuan si pemain Belanda, meski ia masih enggan menyebut van Persie sebagai pemain incaran yang ingin direkrut musim panas depan.

"Ia adalah salah satu pemain paling komplet yang ada tapi ia masih punya kontrak setahun lagi dengan Arsenal sehingga saya cuma bisa melontarkan opini mengenai kualitasnya."

"Saya tak mau menyebut nama-nama target karena itu akan jadi tak adil untuk klub dan pemain bersangkutan," terangnya.

Marotta kemudian juga menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memboyong para pemain bengal yang lekat dengan kontroversi, sekalipun punya kemampuan oke.

"Ada pembahasan mengenai pemain-pemain top, tapi seiring dengan teknik bagus Anda juga butuh sosok yang baik. Kami tidak ingin merusak apa yang sudah kami ciptakan musim ini, sebuah skuad yang tak kenal menyerah dan selalu bekerja keras. Tak ada tempat untuk 'bad boys'," simpul Marotta.

Wednesday, April 25, 2012

Saat-saat Tersulit Del Piero

Turin - Meski Juventus tampil bagus musim ini, namun Alessandro Del Piero merasa ini adalah musim tersulit dalam kariernya. Itu semua karena masa depannya yang masih tak jelas bersama 'Si Nyonya Tua'.

Juve saat ini memuncaki klasemen Seri A dengan unggul satu poin dari AC Milan di mana musim menyisakan enam pekan lagi. Sementara itu di Coppa Italia, mereka ada di final dan akan bertemu Napoli.

Dengan skuad yang tengah dalam kondisi mental bagus plus kehadiran Antonio Conte, Juve punya kans besar bangkit dari keterpurukan mereka pasca kasus Calciopoli. Tapi tak begitu bagi seorang Del Piero.

Bukan rahasia lagi jika Del Piero saat ini tengah bimbang terkait kontraknya yang akan habis musim panas ini. Manajemen klub sudah mengatakan tak ingin memperpanjang kontrak pesepakbola 37 tahun itu, sementara Del Piero masih sangat mencintai klub yang diperkuatnya sejak 1994 itu.

"20 tahun yang penuh emosi, dengan beberapa momen luar biasa dan masa-masa sulit - saya merasa bangga bisa memecahkan hampir semua rekor di Bianconeri. Tapi semuanya kini telah berubah," tukas Del Piero di Football Italia.

"(Musim ini) adalah masa-masa tersulit dalam hidup saya, karena saya harus berhadapan dengan kenyataan yang tidak pernah kutemui - yakni jarang mendapat kesempatan bermain atau tidak sama sekali," sambungnya.

Musim ini memang Del Piero tampil 19 kali di Seri A tapi itu lebih banyak berangkat dari bangku cadangan. Problem umur Del Piero jadi alasan utama juga Andrea Agnelli enggan memberi kontrak baru bagi pemain yang telah 700 kali tampil bagi The Old Lady itu.

"Itu sangat membuatku terkejut. Tapi kapten tidak boleh melupakan tugasnya dan apa yang dia bela. Juventus sedang berusaha memenangi liga dan Coppa Italia."

"Kami tidak butuh kontroversi, di mana hal itu tidak pernah terjadi dalam karier saya. Pada tanggal 30 Juni saya bebas kontrak. Saya tidak bisa membayangkan masa depan saya, ini perubahan yang sangat besar dan sedikit membuat saya taku, karena itu seperti meninggalkan rumah kembali."

"Tapi saya hidup seperti saya masih kanak-kanak, seperti video game - ada level lain yang akan saya taklukkan," pungkasnya.

Thursday, March 15, 2012

Juve: Menang, Seri, Seri

Turin - Juventus masih klub satu-satunya di kompetisi liga-liga top Eropa yang belum pernah menderita kekalahan di musim ini. Tapi catatan serinya lebih besar daripada frekuensi kemenangannya.

Sudah 27 pertandingan dilakoni La Vecchia Signora di di kompetisi domestiknya, belum sekalipun mereka kehilangan angka, baik di markas sendiri maupun kandang lawan. Ganjarannya adalah Giorgio Chiellini dkk. dekat dengan puncak klasemen, bersaing ketat dengan AC Milan.

Tapi mereka kerap kehilangan momentum untuk menyalip Rossoneri karena "kebiasaannya" bermain seri, termasuk tadi malam (11/3/2012), saat mereka ditahan 0-0 oleh Genoa di Luigi Ferraris. Akibatnya, mereka dijauhi Milan dengan jarak empat poin.

Buruknya buat mereka, itu adalah hasil seri keempat mereka berturut-turut, atau yang keenam dari tujuh pertandingan terakhirnya. Dan tim-tim yang menahan mereka pun tergolong medioker, Siena, Parma, Chievo dan Bologna -- kecuali AC Milan yang diimbangi Bianconeri 1-1 di San Siro pada 25 Februari.

Total, sudah 14 kali tim asuhan Antonio Conte itu bermain imbang. Jumlah itu bahkan lebih banyak daripada angka kemenangan mereka, 13 kali.

Sayangnya, tidak ada penjelasan soal tren seri ini setelah Juve ditahan Genoa tadi malam, karena mereka menolak menghadiri konferensi pers usai laga, diduga karena mereka tidak puas dengan kepemimpinan wasit.

Conte punya pekerjaan besar untuk melanjutkan performa impresif di musim pertamanya membesut "Si Zebra" ini. Fiorentina adalah lawan terdekat mereka akhir pekan depan. Setelah itu berturut-turut mereka akan berjumpa Inter dan Napoli.

Juventini tentu tidak berharap frekuensi seri tim kesayangannya itu bertambah lagi.

Wednesday, March 14, 2012

Giovinco Kini Tak Tutup Kans ke Juve

Parma - Sebastian Giovinco kini tidak lagi menutup kemungkinan kembali ke Juventus. Bukan hanya Juve, pemain yang kini membela Parma itu juga membuka peluang selebar-lebarnya untuk klub lain.

Status Giovinco saat ini adalah pemain yang dimiliki bersama oleh Juve dan Parma. Pemain Italia berusia 25 tahun itu sendiri sejauh ini sudah tampil oke bersama Gialloblu yang ia bela sejak 2010 lalu.

Penampilan menawannya bersama Parma tersebut membuat masa depan Giovinco acap dispekulasikan, dengan Juve disebut-sebut sangat berminat membawanya "pulang"--ia memulai karier bersama Bianconeri.

Akan tetapi, Giovinco berulangkali juga mengutarakan keengganan untuk balik ke Juve dan lebih memilih untuk tetap bersama Parma. Kini, Giovinco menyatakan hal berbeda. Ia terlihat siap mengemas koper dari Parma dan berganti klub, ke Juve ataupun klub lain.

"Masa depan? Kita akan lihat, situasinya akan ditentukan oleh klub. Aku boleh jadi takkan bertahan di Parma," tukasnya ketika ditanya Sky Sport Italia, yang dilansir Football Italia.

"Apakah mungkin kembali ke Juventus? Aku membuka semua kemungkinan, aku tidak menutup peluang untuk tim manapun. Dalam sepakbola semua bisa terjadi," simpulnya.

Saturday, February 18, 2012

'Giovinco Mirip Zola'

Parma - Pujian tinggi dialamatkan Roberto Donadoni untuk Sebastian Giovinco. Donadoni menyebut Giovinco mengingatkan dirinya akan salah satu pemain hebat Italia di masa lalu, Gianfranco Zola.

Bersama Parma, Giovinco kini berkembang pesat sebagai pemain sepakbola. Musim ini, pemain berusia 25 tahun itu sudah mencetak sembilan gol di Seri A, membuat dirinya menjadi topskorer sementara Parma di ajang tersebut.

"Ia siap, sangat siap untuk sebuah klub besar," puji Donadoni kepada Gazzetta dello Sport yang dikutip Football Italia.

Dengan postur yang terbilang mungil untuk pemain Eropa--1,64 meter--Giovinco tetap lincah melewati barisan bertahan lawan dari posisinya sebagai second striker.

Postur tubuh, posisi bermain, dan kepiawaian Giovinco itu juga disebut Donadoni sudah mengingatkannya kepada mantan punggawa timnas Italia, Zola.

"Ia mengingatkanku kepada Zola dan aku harap ia juga memiliki karier yang sama seperti Gianfranco," ujar mantan pelatih Gli Azzurri yang semasa bermain juga pernah bahu-membahu dengan Zola di timnas Italia itu.

Giovinco saat ini dimiliki Parma bersama-sama dengan Juventus dan belum dapat dipastikan apakah musim depan ia akan tetap bersama Gialloblu ataukah balik ke Bianconeri.

Monday, February 13, 2012

Capello Diyakini Akan Diincar Inter & Juve

Milan - Fabio Capello kini menganggur pasca meletakkan jabatan pelatih timnas Inggris. Namun, dalam waktu dekat Capello diyakini akan mendapat tawaran dari Inter Milan dan Juventus.

Sejak ditinggal Jose Mourinho, Inter menemui situasi yang tidak ideal. Gian Piero Gasperini gagal membawa Nerazzurri bersinar sampai akhirnya digantikan Claudio Ranieri.

Di bawah asuhan Ranieri, Inter juga mendapatkan hasil kurang memuaskan. Kendati sempat tampil impresif mulai Desember tapi belakangan ini Julio Cesar dkk. tak pernah menang dalam empat pertandingan terakhirnya.

Spekulasi yang muncul menyebutkan bahwa Capello segera menuju Inter. Akan tetapi, presiden klub Massimo Moratti sudah membantahnya.

Sedangkan Juventus berada di dalam kondisi yang jauh lebih baik dengan sukses menduduki capolista dalam arahan Antonio Conte. Tapi kehadiran Capello sebagai salah satu direktur klub diyakini akan membuat La Vecchia Signora semakin oke di masa depan.

"Saya tidak akan terkejut apabila Juventus menawari dia peran sebagai seorang direktur klub," ujar mantan pemain Italia, Gianluca Villa kepada Sky Sport Italia.

"Saya juga akan mengharapkan (Massimo) Moratti memanggilnya untuk kursi pelatih di Inter setelah Claudio Ranieri. Dia (Capello) jelas punya banyak yang bisa ditawarkan," tukas Vialli.

Friday, February 10, 2012

Suara Del Piero Sadarkan Bocah yang Koma

Roma - Sebuah kisah menyentuh dengan melibatkan Alessandro del Piero baru saja terjadi di Italia. Suara pesepakbola Juventus itu berhasil menyadarkan anak gadis berusia 12 tahun yang tengah koma.

Anak gadis yang sadar dari koma tersebut bernama Giada. Tak diketahui apa penyebab dia sampai koma, yang jelas Giada sudah beberapa malam hilang kesadaran.

Seperti diberitakan Marca, Giada adalah fans berat Del Piero. Bahkan di kamar di rumah sakit tempat dia berbaring selama koma dipenuhi beragam poster dan foto Del Piero.

Tersentuh dengan apa yang dialami Giada, Del Piero kemudian mengirimkan sebuah video. Pesan dalam video itu sangat singkat, hanya berisi dorongan semangat agar Giada kembali tersadar dan bisa beraktivitas lagi serta menyaksikan Del Piero mencetak gol.

"Hi Giada, saya Alessandro Del Piero. Saya harap kamu bisa tersadar secepatnya, dan melihat saya mencetak gol. Saya juga ingin bertemu kamu," demikian Del Piero memberi pesan buat Giada.

Diungkapkan oleh ayah Giada yang bernama Francesco, saat mendengarkan suara Del Piero tersebut Giada memberi respon dengan menggerak-gerakkan jarinya. Dan hanya dalam hitungan beberapa jam kemudian, Giada tersadar dari komanya.

Monday, February 6, 2012

Capaian Conte Kejutkan Pirlo

Turin - Catatan Antonio Conte selama menangani Juventus sampai saat ini membuat Andrea Pirlo terkesan. Ia tak menyangka Conte bisa membawa Juve tampil impresif hingga memuncaki klasemen Seri A.

Conte yang baru ditunjuk sebagai pelatih Bianconeri di awal musim ini mampu membawa tim asal Turin ini memuncaki klasemen Seri A dengan koleksi 44 poin. Mereka juga belum pernah menelan kekalahan hingga Liga Italia memasuki pekan ke-22.

Raihan pelatih berusia 42 tahun ini membuat Pirlo terkesan. Ia tak mengira pelatih yang juga mantan pemain Juve ini mampu membawa timnya tampil impresif.

"Aku tidak menyangka Antonio Conte akan seperti ini," sahut Pirlo di Juventus Channel.

"Aku tidak mengenalnya sebagai pelatih, dia adalah temuan yang luar biasa. Dia adalah pelatih yang sangat bagus, seseorang yang memberi banyak kepada tim dan kami mengikutinya di setiap level."

Seperti halnya Conte, Pirlo juga menjadi salah satu kunci apiknya penampilan Juve musim ini. Didatangkan dari AC Milan pada bursa transfer musim panas lalu, Pirlo sudah tampil sebanyak 19 kali di Seri A dan menyumbang empat assist.

"Sejauh ini aku punya musim yang bagus. Kami memulai dengan baik. Kami ada di puncak klasemen dan kami berharap terus melaju di kecepatan ini," tuntasnya.

Sunday, February 5, 2012

Buffon: Juve Melewatkan Kesempatan

Turin - Gianluigi Buffon kecewa Juventus hanya meraih hasil imbang saat melawan Siena. Ia menilai timnya sudah melewatkan kesempatan untuk menjauh dari kejaran rival terdekat.

Di giornata 22 ini, AC Milan, Udinese, dan Lazio gagal meraih angka penuh. Saat rival-rival terdekatnya itu terpeleset, Bianconeri juga hanya mampu bermain imbang 0-0 dengan Siena, Minggu (5/2/2012) malam WIB.

"Ini adalah kesempatan yang terlewatkan. Kami tidak menunjukkan penampilan terbaik, tapi bermain baik bukan jaminan untuk menang," sahut kiper 34 tahun ini di situs resmi klub.

Meski hanya meraih hasil imbang, Buffon masih menyimpan optimisme pada timnya. Ia yakin Juve ada di jalur yang benar.

"Pertandingan tidak berjalan seperti yang kami harapkan, tapi kami baik-baik saja dan yakin pada kemampuan kami."

"Kami tidak merasa tertekan, karena kami berhasil menjalankan peran tak terduga sebagai pesaing utama dan ada di puncak klasemen bisa menjadi dorongan," tutupnya.

Friday, February 3, 2012

'Nainggolan Tak Akan ke Juve'

Cagliari - Presiden Cagliari, Massimo Cellino menegaskan jika Radja Nainggolan tak akan hijrah ke Juventus. Ia tak akan melepas Nainggolan karena Rossoblu belum dapat pemain pengganti.

Nama Nainggolan belakangan santer dikaitkan dengan Bianconeri. Klub asal kota Turin tersebut dikabarkan ingin memboyong pemain internasional Belgia berdarah Indonesia itu ke Juventus Arena.

Direktur Umum Juve, Beppe Marotta menyatakan bahwa mereka masih terus menjajaki kemungkinan transfer midfielder 23 tahun itu. Marotta mengklaim sudah melakukan pembicaraan dengan Cellino, namun belum ada negosiasi resmi antara kedua klub.

Namun sepertinya 'Si Nyonya Tua' harus memupus keinginannya untuk memboyong Nainggolan. Cellino menegaskan jika Cagliari tak akan melego pemainnya karena belum mendapatkan pemain pengganti untuk mantan pemain Piacenza itu.

"Musim lalu saya harus memberi mereka Alessandro Matri karena dia ingin hengkang. Nainggolan ingin bertahan dan saya tidak bisa melepasnya karena saya belum menemukan penggantinya," ujar Cellino seperti dikutip oleh Football Italia.

"Jadi, Nainggolan tak akan bergabung dengan Juventus," tegasnya.

Monday, January 16, 2012

Singkirkan Fiorentina, Roma Tantang Juve

Roma - AS Roma akan berduel dengan Juventus di perempatfinal Coppa Italia, setelah lolos dari hadangan Fiorentina dengan menang 3-0 di partai babak 16 besar. Di laga lain Chievo menyingkirkan Udinese, 2-1.

Tiket babak delapan besar dipastikan Roma berkat tiga gol yang baru lahir di paruh kedua pertandingan di Olimpico, Kamis (12/1/2012) dinihari WIB.

Erik Lamela berhasil memecah kebuntuan lewat golnya di menit ke-53 ke gawang Fiorentina. Tiga belas menit setelahnya Lamela memperlebar keunggulan tuan rumah menjadi 2-0 lewat gol kedua.

Fabio Borini lantas menutup kemenangan Roma menjadi 3-0 dengan golnya yang dicetak di menit ke-75. 'Serigala Ibukota' pun berhak atas tiket perempatfinal untuk menghadapi Juventus.

Sementara itu dalam laga lain, tuan rumah Udinese harus menyerah kalah ketika menjamu Chievo yang memastikan kemenangan lewat gol Cyril Thereau di menit akhir pertandingan.

Enam menit sebelumnya, Udinese mencetak gol penyama kedudukan lewat Antonio Di Natale setelah Chievo unggul cepat melalui Paolo Sammarco di menit delapan pertandingan.

Dengan hasil tersebut, Chievo lolos ke perempatfinal untuk menghadapi Siena yang lolos usai menyungkurkan Palermo.

Susunan Pemain:

AS Roma: Maarten Stekelenburg -Gabriel Heinze-Cicinho (Valdes Diaz Jose Angel69)-Simon Kjae-Rodrigo Taddei-Fernando Gago-Leandro Greco-Federico Viviani (Simone Perrotta 46)-Francesco Totti-Bojan Krkic (Fabio Borini 62)-Erik Lamela

Fiorentina: Murara Neto-Cesare Natali-Mattia Cassani-Manuel Pasqual (Juan Vargas 70)-Michele Camporese-Mattija Nastasic-Riccardo Montolivo-Valon Behrami (Andrea Lazari 79)-Adem Ljajic (Alessio Cerci 62)-Salifu-Stevan Jovetic

Udinese: Samir Handanovic-Giovanni Pasquale-Damiano Ferronetti (Gabriel Torje 75)-Danilo-Joel Ekstrand-Almen Abdi-Gelson Fernandes-Abdoulwhaid Sissoko-Antonio Di Natale-Diego Fabbrini (Antonio Floro Flores 46)-Roberto Maximiliano Pereyra (Dusan Basta 46)

Chievo: Cristian Puggioni-Gennaro Sardo-Boukary Drame-Santiago Morero-Francesco Acerbi-Paolo Sammarco-Luca Rigoni-Kamil Vacek-Rinaldo Cruzado-Davide Moscardelli (Cyril Thereau 68)-Alberto Paloschi (Davide Mandelli 73)