Tuesday, July 30, 2013

MU Punya Nama Besar, Moyes Pede Segera Datangkan Pemain Baru

Hong Kong - David Moyes yakin Manchester United akan segera mendapatkan pemain baru sebelum bursa transfer musim panas ditutup. Nama besar yang dimiliki MU diyakini Moyes akan jadi daya tarik untuk pemain bidikan timnya.

Belum ada transfer besar yang dilakukan oleh MU di bursa transfer musim panas ini. Setelah mendatangkan Wilfried Zaha di jendela transfer bulan Januari lalu, MU baru merekrut Guillermo Varela di bursa transfer musim panas ini.

MU justru beberapa kali gagal mendapatkan pemain yang menjadi targetnya. Thiago Alcantara dan Kevin Strootman adalah dua pemain yang sempat dikait-kaitkan dengan 'Setan Merah' namun pada akhirnya justru berlabuh di klub lain.

MU kemudian dikabarkan mengejar Cesc Fabregas. Namun dua kali penawaran mereka tak mendapat tanggapan positif dari klub Fabregas, Barcelona.

Moyes sadar jika persiangan di bursa transfer kini makin ketat seiring munculnya klub-klub yang punya sumber dana besar. Kendati demikian, Moyes tetap percaya diri MU bisa bersaing sebab punya nama besar untuk menarik pemain baru ke Old Trafford.

"Idealnya, Anda mendapat pemain baru lebih awal. Akan lebih baik jika Anda bisa melakukan itu. Tapi untuk alasan yang berbeda, belum memungkinkan untuk menyelesaikannya. Tapi saya yakin kami akan menyelesaikannya," ujar Moyes seperti dikutip BBC.

"Manchester United lebih dari senang berkompetisi dengan tim-tim lain. Sekarang ada perubahan dalam dinamika karena Paris Saint-Germain muncul baru-baru ini. Itu mengubah tatanan. Tapi Manchester United akan selalu bersaing."

"Satu hal yang dimilikinya (MU, red.) adalah sejarah. Sudah punya nama. Punya kesuksesan. Pemain ingin terhubung dengan itu dan suatu hari mengatakan mereka telah bermain untuk Manchester United. Itu akan jadi daya tarik besar untuk pemain mana pun," katanya.

Sunday, June 16, 2013

Varela dan Minimnya Bek Kanan 'Setan Merah'

Manchester - Guillermo Varela jadi pembelian pertama dari David Moyes. Bek muda asal Uruguay itu dinilai sebagai jawaban atas minimnya bek kanan di Manchester United.

Terlepas dari banyaknya rumor yang beredar, bahwa United mengincar nama-nama besar seperti Robert Lewandowski, Cesc Fabregas, dan Thiago Alcantara, justru Varela yang pertama kali dibeli oleh Moyes. Dibandingkan nama-nama lainnya yang sudah malang melintang di sepakbola Eropa, Varela relatif belum dikenal.

Usia Varela baru 20 tahun dan sejauh ini klubnya baru satu, yakni Penarol. Dia juga belum mengantongi caps dari tim nasional senior, baru sebatas level U-17 dan U-20 saja. Tapi, pembeliannya dinilai tepat lantaran United butuh pelapis dari Rafael da Silva.

Performa Rafael pada musim 2012/2013 terbilang apik. Saking apiknya, dia tidak tergantikan di posisi bek kanan. Dari total 38 pertandingan di Liga Inggris, bek asal Brasil itu bermain sebanyak 28 kali. Sementara, ditambah penampilannya di turnamen lain, total Rafael bermain sebanyak 37 kali.

Sebagai catatan, selama lima musim memperkuat United, belum pernah Rafael bermain sebanyak itu dalam satu musim. Kalaupun dia absen, maka Sir Alex Ferguson biasanya memainkan Phil Jones atau Chris Smalling sebagai bek kanan. Hanya saja, kedua pemain itu bukanlah bek kanan murni, melainkan bek tengah.

"Saya senang bisa menjadi bagian dari klub ini," kata Varela di ESPN setelah menandatangani kontrak.

"Seperti yang semua orang tahu, klub ini merupakan klub besar dan telah memenangi segalanya dan saya harap itu terus berlanjut."

Rafael diperkirakan masih akan jadi pilihan utama di posisi bek kanan musim depan. Menarik untuk ditunggu bagaimana Varela mengisi pos tersebut seandainya Rafael absen. Varela mengakui, yang perlu dilakukannya sekarang adalah beradaptasi secepat mungkin.

"Saya beruntung karena di sini ada beberapa pemain yang berbahasa Spanyol. Ini jelas akan membantu saya beradaptasi," katanya.

Friday, June 14, 2013

Lini Tengah Juve Terkuat di Eropa

Turin - Musim lalu, Juventus cuma sampai di perempatfinal Liga Champions. Meski begitu, Bianconeri diyakini mempunyai komposisi lini tengah yang paling mumpuni di Eropa.

Komentar itu dilontarkan oleh Edgar Davids, mantan pemain yang pernah berseragam Juve selama tujuh tahun.

Lini tengah La Vecchia Signoa merupakan perpaduan antara pemain muda dan berpengalaman seperti Andrea Pirlo, Claudio Marchisio, Arturo Vidal dan Paul Pogba. Performa apik mereka menjadi salah satu kunci sukses Juve merebut dobel Scudetto.

"Juventus mempunyai lini tengah terkuat di Eropa," ucap Davids di Football Italia.

"Pogba adalah seorang pemain dengan bakat luar biasa," sambung mantan pemain internasional Belanda itu. Sementara itu, Vidal adalah seorang juara yang bisa tumbuh lebih jauh dan menjadi pemain yang fenomenal."

"Saya berharap suatu hari nanti Vidal berada di antara para pemain legendaris Juventus karena dia punya kemampuan untuk itu."

Wednesday, June 12, 2013

Cavani Berharap Bisa Dilatih Mourinho atau Pellegrini

Montevideo - Edinson Cavani mengaku sangat ingin dilatih oleh Jose Mourinho atau Manuel Pellegrini. Apakah ini indikasi dirinya akan bergabung ke salah satu klub yang dimanajeri oleh dua pelatih itu?

Cavani saat ini tengah dikait-kaitkan dengan beberapa klub besar Eropa seperti Chelsea, Manchester City dan juga Real Madrid. Performanya bersama Napoli jadi alasan mengapa ia begitu diminati.

Belum ada kejelasan mengenai kelanjutan masa depan Cavani di tim asal Naples itu meski dari pemain dan juga Napoli masih sama-sama saling membutuhkan.

Tapi wawancara terbaru Cavani dengan Omnisport sepertinya bisa membuka tabir mengenai ke mana penyerang internasional Uruguay itu akan berlabuh musim depan.

Cavani mengakui bahwa ia berangan-anga bisa dilatih oleh Mourinho atau Pellegrini yang disebutnya sebagai pelatih bertangan dingin. Mourinho sendiri saat ini sudah dipastikan jadi manajer baru Chelsea sementara Pellegrini tinggal selangkah lagi menangani Manchester City.

"Saya tidak tahu apakah mereka (Chelsea dan City) sudah mengajukan tawaran, tapi yang saya tahu hanyalah saya ingin dilatih oleh orang-orang seperti Manuel Pellegrini dan Jose Mourinho. Akan menyenangkan tentunya," ujar Cavani seperti dilansir Soccernet.

Namun Cavani tidak mau terlalu memikirkan hal itu karena fokusnya saat ini adalah tampil di Piala Konfederasi bersama Uruguay.

"Untuk saat ini saya hanya berpikir soal Uruguay. Selama karier saya, saya harus berurusan dengan rumor-rumor seperti ini. Saya hanya perlu tenang menghadapinya," demikian dia.

Sunday, May 19, 2013

Fergie Pensiun, Van Persie Yakin MU Tetap Kompetitif

Robin van Persie yakin pensiunnya Sir Alex Ferguson tak akan membuat Manchester United kehilangan daya saing. Dia optimistis MU tetap menjadi kandidat juara di berbagai kompetisi.

Ferguson musim ini kembali sukses mengantarkan MU menjadi kampiun Premier League. Gelar ini menjadi gelar terakhir yang dipersembahkan pria asal Skotlandia itu untuk The Red Devils.

Ferguson sudah memutuskan untuk pensiun di akhir musim ini. Kursi manajer yang dia tinggalkan selanjutnya akan diisi oleh orang Skotlandia lainnya, David Moyes.

Kendati Fergie sudah memberi begitu banyak trofi, Van Persie yakin MU sudah siap ditinggal dan berjuang bersama manajer baru.

"Ini adalah sekelompok pemain-pemain hebat. Setiap orang ingin untuk bekerja satu sama lain dan berbagi sukses dan saya 100 persen yakin bahwa kami akan berjuang untuk trofi setiap tahun dan, semoga, memenangi beberapa setiap tahun. Itulah standar kami untuk tim ini," ungkap Van Persie kepada MUTV, seusai laga kontra West Bromwich Albion yang berakhir imbang 5-5.

"Ini adalah tim yang hebat dan, semoga, kami bisa berjuang untuk lebih banyak trofi. Saya yakin kami bisa," tambah striker asal Belanda ini.

"Tentu saja, kami akan kedatangan manajer baru tahun depan dan semua orang sudah menantikan itu. Itu adalah tantangan baru untuk semua orang," katanya.

Tevez, di Antara Monaco dan PSG

Masa depan Carlos Tevez bersama Manchester City sedang dispekulasikan, di mana ada kabar menyebut Tevez bakal hijrah ke Liga Prancis memperkuat Paris St Germain atau Monaco.

Kontrak Tevez berakhir tahun depan dan belum ada tanda-tanda City bakal memperpanjang kontrak pesepakbola asal Argentina itu. Terlebih lagi Roberto Mancini sudah dipecat dan ini bikin masa depan Tevez di klub itu kian tak jelas.

Ada yang bilang bahwa manajemen klub kadung tidak menyukai Tevez pasca kasus indisiplinernya musim lalu meski sudah dimaafkan Mancini.

Maka dari itu sejumlah klub mulai dihubung-hubungkan dengan City. Selain Juventus dari Liga Italia, ada juga klub kaya Prancis yang mengincar tanda tangan pesepakbola 28 tahun itu.

Adalah klub promosi Monaco yang tengah berupaya membangun tim kembali demi bersaing di papan atas Ligue 1 musim depan. Dengan sokongan dana melimpah dari taipan Rusia, memenuhi permintaan gaji Tevez yang di City dibayar 220 ribu poundsterling bukanlah hal yang sulit.

"Bagiku Monaco adalah salah satu klub besar Prancis dan banyak pemain ingin ke sana," ungkap Tevez seperti dikutip Soccernet.

"Aku masih terikat satu tahun kontrak dengan City dan aku senang di sini serta aku sangat menikmati bermain di Premier League -- tapi aku suka proyek seperti Monaco," lanjutnya

"Aku tahu pelatih Monaco (Claudio) Ranieri dan dia sudah membuktikan dirinya sebagai pelatih hebat. Jadi bagiku tak masalah."

Tapi Monaco tidak sendiri karena PSG pun berniat juga menggaet eks Boca Juniors itu. Sebagai juara bertahan musim depan, PSG jelas ingin memperkuat sektor depan klub yang musim ini begitu bergantung pada Zlatan Ibrahimovic.

"PSG tertarik padaku dan kami sudah berbicara dengan Leonardo, tapi kami belum mencapai kata sepakat."

"Tapi tetap ada ketertarikan dari juara Liga Prancis itu. Tidak masalah bagiku untuk datang jika Leonardo memanggilku dan bukan masalah bagiku untuk datang ke Paris," tuntasnya.

Monday, May 6, 2013

Fabregas Lebih Suka Jadi Gelandang

Barcelona - Cecs Fabregas sudah menunjukkan diri piawai saat dipasang sebagai 'false nine'. Kendati demikian, pesepakbola 25 tahun itu menyatakan bahwa dirinya lebih suka menjadi gelandang.

Pada gelaran Piala Eropa 2012 lalu, Fabregas bermain apik saat dipasang menjadi penyerang di timnas Spanyol. Dia yang tak canggung bermain sebagai 'false nine' dan berperan membawa La Furia Roja menjadi juara di Polandia-Ukraina dengan sumbangan dua gol.

Bukti teranyar Fabregas bisa bermain apik saat menjalani posisi barunya itu bisa dilihat saat Barca bertanding melawan Levante di Camp Nou, Minggu (21/4/2013) dinihari WIB.

Fabregas mencetak gol penetu kemenangan Los Cules atas Levante yang dilesakkan pada ketika pertandingan tinggal menyisakan enam menit waktu normal.

Meski bisa menunjukkan performa apik saat memainkan peran yang tak biasa itu, Fabregas nyatanya lebih nyaman ketika dipasang di posisi aslinya, yaitu sebagai pemain tengah.

"Saya sudah pernah bermain sebagai false nine dalam empat atau lima laga, tapi saya merasa lebih nyaman saat bermain sebagai gelandang tengah di sisi kiri," ungkap Fabregas seperti dilansir oleh Sportsmole.

"Saya tahu persis peran yang saya mainkan di dalam tim. Saya merasa nyaman di musim kedua saya (bersama Barcelona), dan saya merasa lebih berkesinambungan. Itu merupakan sebuah evolusi besar buat saya," imbuh eks pemain Arsenal itu.

Saturday, May 4, 2013

Kagawa Akui Kontribusinya buat MU Masih Kurang

Manchester - Meskipun Manchester United sukses menjuarai liga musim ini, Shinji Kagawa belum sepenuhnya puas. Kagawa merasa kontribusi yang diberikan buat 'Setan Merah' belum cukup.

Pemain internasional Jepang ini diangkut ke Old Trafford dari Borussia Dortmund pada musim panas lalu. Kendati musim pertamanya cukup oke, namun Kagawa sempat memperoleh periode buruk akibat cedera lutut.

Sepanjang musim ini, Kagawa telah mengemas lima gol dalam total 24 penampilannya berseragam MU. Bila dibandingkan dengan kariernya di Dortmund, torehan ini kalah jauh.

Bersama mantan klubnya itu, pesepakbola berusia 24 tahun ini sukses mengemas 12 gol di musim perdana dan 17 gol di musim terakhirnya.

"Tadinya aku berniat menghasilkan lebih banyak kontribusi. Tapi aku mengalami cedera dan aku merasa hal-hal tidak berjalan dengan mudah," ucap Kagawa di Sky Sports.

"Aku punya banyak konflik, rasa frustrasi dan kekhawatiran. Terus terang, aku belum berkontribusi sebanyak yang aku lakukan kala masih di Dortmund."

"Ketika itu aku juga cedera. Aku masih belum merasa targetku tercapai," imbuh Kagawa.

Bagaimanapun, karier Kagawa di Eropa sepenuhnya berjalan sukses. Sebelum juara dengan MU, Kagawa sukses membantu Dortmund meraih gelar juara Bundesliga dua kali beruntun.

"Aku sudah mampu memenangi (liga) tiga kali beruntun. Aku pikir karierku akan semakin baik dan baik," sambung dia.

Thursday, May 2, 2013

Tottenham Disarankan Tidak Jual Bale

London - Meroketnya performa Gareth Bale membuatnya jadi incaran klub-klub top Eropa. Tottenham Hotspur disarankan tidak tergoda dengan tawaran yang masuk untuk Bale dan terus mempertahankan pemainnya itu.

Bale musim ini menjelma sebagai mesin gol baru untuk Spurs. Diposisikan lebih menyerang, pemain asal Wales itu sudah membukukan total 23 gol di semua kompetisi. Jumlah tersebut membuatnya jadi top skorer The Lilywhites pada musim ini.

Karena penampilan apiknya itu, Bale menjadi salah satu kandidat Pemain Terbaik PFA musim ini. Dia bersanding dengan nama-nama beken lain seperti Robin van Persie, Luis Suarez, Juan Mara, Eden Hazard, dan Michael Carrick.

Tapi, ciamiknya penampilan Bale tentu akan diiringi dengan lirikan dari klub-klub papan atas Benua Biru. Real Madrid dan Barcelona beberapa kali dihubung-hubungkan dengan pemain berusia 23 tahun itu.

Dalam beberapa musim terakhir, Spurs pernah melepas pemain terbaiknya ke klub lain dengan nilai transfer besar. Mereka menjual Dimitar Berbatov ke Manchester United dan Luka Modric ke Real Madrid.

Namun, khusus untuk Bale, Spurs diminta untuk menahan diri dari godaan dana besar yang disodorkan klub-klub top. Mereka mampu melakukannya saat Modric didekati Chelsea dua tahun lalu.

"Dia (Bale) punya tiga tahun sisa kontrak, jadi Tottenham dalam posisi di mana mereka bisa mengatakan, 'Kamu tidak akan kemana-mana. Kami akan mempertahankanmu'," ujar mantan pemain Spurs, Paul Walsh, seperti dikutip Sky Sports.

"(Chairman) Daniel Levy sudah cukup keras kepala dalam beberapa kesempatan lain di masa lalu. Jadi, saya tidak berpikir Tottenham akan berubah sikap," tambahnya.

"Dia tidak membiarkan Modric pergi pada musim panas itu dan itu mungkin yang akan mereka lakukan dengan Bale," kata Walsh.

Tuesday, April 30, 2013

The Red Devils Diyakini Punya Masa Depan Cerah

Manchester - Keberhasilan Manchester United memenangi Premier League musim ini disebut Jonny Evans akan memicu serangkaian sukses di musim-musim mendatang. Evans yakin masa depan MU akan sangat cerah.

The Red Devils berhasil mengunci gelar liga ke-20 mereka setelah menaklukkan Aston Villa 3-0, Selasa (23/4/2013) dinihari WIB. Kemenangan itu membuat saingan terdekat mereka, Manchester City, tak akan bisa mengejar meski masih punya lima laga tersisa.

Menurut Evans, timnya sukses karena memiliki kombinasi yang tepat antara pemain berpengalaman dan pemain muda. Pemain-pemain belia seperti Danny Welbeck, Tom Cleverley, Phil Jones, dan Chris Smalling merasa semakin matang karena bermain bersama veteran seperti Ryan Giggs, Paul Scholes, dan Rio Ferdinand.

Dengan kombinasi ini, Evans yakin MU punya masa depan cerah. Ia juga mengungkapkan bahwa timnya semakin lapar gelar setelah mengangkat trofi liga musim ini.

"Kami memiliki banyak pengalaman dan pemain-pemain yang semakin matang di waktu yang tepat," kata Evans seperti dilansir Sky Sports.

"Titel pertama membuat Anda lebih lapar. Anda merasakan pengalaman itu dan Anda tidak ingin orang lain mendapatkannya. Anda membangun keegoisan dan tekad untuk merasakan pengalaman itu lagi dan lagi. Itu adalah motivasi yang besar bagi setiap orang," ujarnya.

"Anda harus melihat ke depan. Itu adalah hal terhebat tentang manajer kami. Dia melihat ke depan terlepas dari kami juara atau tidak," imbuh Evans.