Showing posts with label sepak bola. Show all posts
Showing posts with label sepak bola. Show all posts

Friday, November 2, 2012

Pemain Baku Hantam, Wasit Keluarkan 17 Kartu Merah

Keributan antarpemain terjadi saat Wanderers berhadapan dengan Juventud Liga Apertura Uruguay. Atas kejadian tersebut wasit mengambil tindakan tegas dengan mengartu merah 17 pemain dari kedua kesebelasan.

Adu pukul antarpemain terjadi sesaat setelah wasit meniupkan peluit panjang tanda laga tuntas. Pertandingan yang berkesudahan dengan 3-3 tersebut berlangsung dalam tensi tinggi, dan memunculkan satu kartu merah yang dikeluarkan wasit pada pemain Wanderers, Diego de Souz, di akhir babak pertama.

Perkelahian masal antara pemain kedua kesebelasan tersebut ditengarai terjadi karena pemain Wanderers kecewa lantaran klaim penalti yang mereka minta jelang laga berakhir tak dipenuhi wasit. Adu tendang serta saling pukul pun langsung merebak di atas lapangan.

Setelah baku hantam berhasil diredam oleh petugas keamanan, wasit Leodan Gonzalez langsung bereaksi. Dia mengacungi 16 kartu merah, dengan masing-masing tim mendapat delapan. Ditambah satu yang sudah dikeluarkan di babak pertama, sang pengadil berarti total mengeluarkan 17 kartu merah.

Keributan tersebut kemudian merambat ke tribun penonton. Seorang fans disebutkan mengalami cedera di kepala akibat terkena lemparan baru. Demikian dikutip dari Guardian.

"Sesuatu harus dilakukan karena sepanjang pertandingan tidak ada apapun yang terjadi, tapi situasi seperti ini tidak bisa dibiarkan dan kami meminta maaf hal ini sampai terjadi," ungkap Wakil Presiden Wanderers, Gaston Inda.

Sementara salah satu petinggi Juventud, Yamandu Costa, menjanjikan jatuhnya hukuman buat pemain yang terlibat dalam kericuhan tersebut.

"Dua hal berbeda telah terjadi. Yang pertama adalah pertandingan yang berkembang, di mana dari sudut olahraga punya kesan baik karena masing-masing tim bisa mencetak tiga gol. Sementara hal lainnya, setelah pertandingan tuntas adu argumen antara pemain berkembang dalam cara yang sangat bebas," papar Costa.

Tuesday, March 29, 2011

PSSI Segera Diusir dari Senayan

Bogor - Keputusan Menpora Andi Mallarangeng untuk tidak mengakui kepengurusan PSSI di bawah Nurdin Halid diikuti oleh implikasi lanjutan. Salah satunya, PSSI akan diusir dari kantornya di SU GBK.

Pada Senin (28/3/2011), Menpora mengeluarkan pernyataan bahwa kepengurusan PSSI di bawah Nurdin tidak lagi diakui. Pemerintah juga akan menghentikan semua bantuan kepada PSSI.

Bentuk penghentian bantuan dari Pemerintah tersebut antara lain adalah dihentikannya anggaran serta diusirnya PSSi dari kantor mereka di Stadion Utama Gelora Bung Karno yang merupakan aset negara.

"Otomatis (anggaran) langsung dihentikan. Kami tidak mengakui lagi. Kalau sudah tidak diakui, berarti langsung dihentikan," kata Andi saat ditemui di Istana Bogor, Selasa (29/3/2011).

"Begitu pula kantor PSSI yang ada di Gelora Bung Karno Senayan, itu juga milik Pemerintah, juga dihentikan. Tentu saja, itu kan milik Pemerintah, jadi kepengurusan PSSi tidak bisa lagi menggunakan fasilitas negara," tambah Andi.

Di hadapan wartawan, Senin (28/3), Nurdin Halid mengaku tidak khawatir apabila kelak diminta keluar dari kantor PSSI. Dengan nada memelas, Nurdin mengaku sebagai rakyat biasa yang tidak bisa mencegah tindakan Pemerintah.

Friday, February 4, 2011

Jepang Terbaik di Asia, Peringkat Indonesia Turun


Jakarta - Spanyol masih bertengger di pucuk peringkat FIFA terbaru. Sementara juara Asia Jepang naik 12 tingkat ke posisi 17. Indonesia? Malah turun tiga peringkat.

Tidak banyak perubahan posisi di peringkat sepuluh besar FIFA per 2 Februari. Spanyol, Belanda, Jerman, Brasil dan Argentina masih secara berurutan mengisi posisi satu sampai lima. Inggris, Uruguay, Portugal dan Kroasia menguntit di belakang mereka sampai dengan peringkat sembilan.

Terjadi perubahan di peringkat sepuluh dengan Yunani kini mengisi posisi tersebut menggantikan Mesir. Sang juara Afrika sebaliknya malah terlempar ke posisi 33.

Perubahan tersebut membuat perempatfinalis Piala Dunia 2010 Ghana menjadi tim Afrika dengan peringkat terbaik, setelah naik satu posisi ke peringkat 15.

Kesuksesan Jepang menjadi jawara Asia juga berdampak positif dalam susunan peringkat bulan ini. Jepang naik 12 posisi ke peringkat 17 dan menjadi tim Asia dengan posisi terbaik.

Capaian tuan rumah Piala Asia 2011, Qatar, dengan mencapai perempatfinal ajang tersebut membuat peringkat mereka naik 15 posisi ke tangga nomor 90.

Zona CONCACAF dipimpin oleh Amerika Serikat yang tetap berada di posisi 18 sedangkan Selandia Baru menjadi tim terbaik zona Oseania dengan menempati posisi 64.

Sementara itu Indonesia turun tiga peringkat ke posisi 129. Meski turun peringkat, posisi Indonesia masih lebih baik dari juara Piala AFF Malaysia yang ada di posisi 140, lebih baik dua peringkat dibandingkan sebelumnya.

Peringkat FIFA per 2 Februari 2011:

1 Spanyol
2 Belanda
3 Jerman
4 Brasil
5 Argentina
6 Ingris
7 Uruguay
8 Portugal
9 Kroasia
10 Yunani
11 Norwegia
12 Rusia
13 Italia
14 Chile
15 Ghana
16 Slovenia
17 Jepang
18 AS
19 Prancis
20 Slovakia

-----

129 Indonesia

Blanc Tegaskan Penentuan Pemain 100 Persen Wewenangnya


Paris - Pelatih Prancis Laurent Blanc mengatakan penentuan pemain sepenuhnya berada di tangannya. Ia tidak peduli terhadap wacana agar para pemain "pengacau" di Piala Dunia 2010 minta maaf pada publik.

Blanc siap memanggil Patrice Evra dan Franck Ribery untuk laga persahabatan melawan Brasil 9 Februari mendatang. Kedua pemain itu merupakan sebagian dari pemain yang didakwa melakukan "kekacauan" terhadap timnas di Piala Dunia 2010.

Terkait rencana pemanggilan ini, menteri olahraga Prancis Chantal Jounnao menyatakan bahwa para pemain "pengacau" itu seharusnya meminta maaf terlebih dahulu kepada publik sebelum kembali mengenakan seragam Les Bleus.

"Saya tidak bisa mengerti soal saran bahwa para pemimpin pemberontakan di Afrika Selatan bisa kembali memperkuat timnas. Setelah melakukan hal yang mempermalukan Prancis, Anda tak bisa begitu saja kembali bermain untuk tim nasional," ujar Juonnao dalam wawancaranya dengan harian l'Equipe.

"Saya sendiri tidak memiliki masalah apa-apa dengan Evra, namun sebagai pemain dari timnas Prancis dan khususnya sebagai kapten, dia tak berusaha mempertahankan nilai-nilai olahraga dan juga nilai-nilai yang dianut negara ini. Terlepas dari itu semua, saya hanya bisa bicara dan tak bisa melakukan apa-apa," kata Juonnao.

Blanc sendiri mengakui bahwa kejadian di Piala Dunia 2010 masih sulit dilupakan. "Saya pikir sulit bagi setiap orang untuk melupakan apa yang terjadi di Afrika Selatan di musim panas yang lalu," ujar pelatih berusia 45 tahun itu di AFP.

"Saya berjumpa banyak orang, mereka mengatakan kepada saya bahwa mereka berharap Prancis bisa membuka lembaran baru. Namun setiap waktu timnas Prancis mulai berkumpul, masalah itu kembali mengemuka. Saya berharap laga melawan Brasil bisa menjadi kesempatan bagi kami untuk melangkah lebih maju."

Meski begitu Blanc menegaskan bahwa penentuan pemain sepenuhnya merupakan wewenangnya. "Juonnao memiliki hak untuk berkata dan mengungkapkan opininya. Namun saya juga harus melakukan respon pada hari Kamis pukul dua siang (waktu Prancis)," ujar suksesor Raymond Domenech itu, sambil merujuk waktu di mana ia akan mengumumkan skuad.

"Saya sepenuhnya bebas dalam menentukan. Kami beruntung hidup di negara demokratis di mana setiap orang bebas berpendapat dan juga setiap orang bebas untuk menanggapi atau tidak menanggapi opini orang lain," tuntas dia.

Friday, January 14, 2011

Kembali ke Madrid, Ruudtje?

Hamburg - Ruud van Nistelrooy dikabarkan ingin kembali memperkuat Real Madrid. Penyerang asal Belanda itu bahkan disebutkan bakal menolak bermain untuk Hamburg lagi bila tak diizinkan ke Santiago Bernabeu.

Mendatangkan striker adalah agenda Madrid di bursa transfer musim dingin kali ini. Los Blancos membutuhkan personel untuk menambal posisi yang ditinggalkan Gonzalo Higuain yang harus menepi pasca operasi.

Sejumlah nama yang sempat muncul adalah Miroslav Klose dan Emmanuel Adebayor yang kemungkinan bakal dikontrak dengan status pinjaman.

Dalam perkembangan selanjutnya, nama Van Nistelrooy muncul ke permukaan. Diberitakan majalah Kicker, pemain 34 tahun itu mengancam Hamburg SV --klubnya saat ini-- bila langkahnya ke Santiago Bernabeu dihalangi.

"Bila klub (Hamburg) tak membiarkan saya kembali ke Madrid, saya tidak akan kembali untuk Hamburg lagi," demikian tulis Kicker.

Jubir Hamburg Joern Wolf membantah rumor yang beredar. Dikutip dari ESPN Star, Van Nistelrooy masuk dalam tim yang disiapkan untuk menghadapi Schalke.

"Van Nistelrooy berada di hotel tim. Pelatih Armin Veh juga akan memasukkannya ke dalam tim untuk laga di Gelsenkirchen melawan Schalke," jelas dia.

Kontrak Van Nistelrooy bersama Hamburg akan habis setengah tahun lagi. Pemain yang akrab disapa Ruudtje itu juga pernah bermain untuk Madrid pada tahun 2006 hingga 2010.

Thursday, January 13, 2011

Harusnya PSSI dan LPI Duduk Bersama

Jakarta - Konflik yang menajam antara PSSI dengan Liga Primer Indonesia (LPI) mengundang keprihatinan dari suporter sepakbola Indonesia. Suporter berharap kedua belah pihak duduk bersama.

Di mata Arista Budiyono, salah satu aktivis suporter sepakbola nasional, konflik yang terjadi antara PSSI selaku induk sepakbola Indonesia dan penyelenggara Liga Super Indonesia (LSI) dengan LPI berakibat merugikan.

"Dari sisi suporter, makin terkotak-kotak. Ketika suporter Persebaya (1927) mati-matian membela LPI, maka dia akan makin bermusuhan dengan suporter Persija Jakarta yang ada di LSI. Itu contohnya," kata Arista saat berbincang dengan detikSport, Jumat (14/1/2011).

"Kasihan sepakbola itu sendiri, ketika potensi-potensi muda tidak bisa masuk tim nasional karena angkuhnya kedua belah pihak. Pemain dikorbankan karena egoisnya mereka yang di atas," timpal Aris, sapaan Arista.

Aris berharap PSSI dan LPI bisa duduk dalam satu forum dan berdiskusi, bukannya saling serang dan saling menghindar apabila ada rencana untuk mempertemukan kedua belah pihak itu.

"Kalau bisa duduk bareng, bagaimana caranya biar LPI diakui PSSI. Yang terjadi, kedua belah pihak satu sama lainnya tidak mau ditemukan," kata Aris menyesal.

"Enaknya ada yang menengahi. Tapi siapa juga ya? Kalau Menpora (Andi Mallarangeng), terlalu pro LPI. Harusnya ada juga stakeholder olahraga nasional, seperti KONI dan Menpora," usulnya.

Mengenai keberadaan dua kompetisi ini, Aris yakin nantinya akan terjadi seleksi alam di mana yang lebih baik akan lebih diminati dan yang lebih buruk bakal ditinggalkan.

Namun Aris mewanti-wanti agar kompetisi sepakbola tidak dijadikan alat politik. Kompetisi seharusnya diadakan demi perkembangan sepakbola itu sendiri, demi pembinaan dan ujungnya demi prestasi.

"Buat masyarakat, jadi banyak alternatif. Cuma seharusnya yang fair, jangan saling menjegal," cetus pria asal Solo yang gigih untuk mendamaikan
kelompok-kelompok suporter di Indonesia itu.

"Seperti LPI itu niatnya tidak untuk membangun kompetisi, LPI itu karena sakit hati. LPI sebenarnya bagus secara konsep, tapi tidak udah ditambahi intrik-intrik politik lah," pinta Aris.

"Harusnya di antara kedua belah pihak, ada yang dinegosiasikan. PSSI jangan ngotot, tapi LPI juga harus berusaha permisi," pungkasnya.

Wednesday, January 12, 2011

Arema Bantah Njanka Keluar Karena Gaji Molor

Malang - Kabar bahwa Pierre Njanka meninggalkan Arema Indonesia karena gaji molor ditepis oleh manajemen. "Singo Edan" juga membantah keluarnya pemain asal Kamerun itu bakal menimbulkan eksodus pemain Arema ke LPI.

Njanka beberapa hari lalu memutuskan meninggalkan Arema Indonesia. Meski kubu 'Singo Edan' menyebut sang defender pergi karena alasan keluarga, muncul juga kabar tak sedap soal keterlambatan gaji yang diterima pesepakbola asal Kamerun tersebut.

Manajemen Arema Indonesia membantah keras molornya gaji menjadi pemicu Njanka memutuskan hengkang dari klub asal "Kota Apel" itu.

"Itu tidak benar, alasan Njanka keluar hanya untuk bisa dekat dengan keluarga," tegas Media Officer Arema Indonesia Sudarmadji dihubungi detiksurabaya.com melalui telpon genggamnya, Rabu (12/1/2011).

Hingga kini, lanjut Sudarmadji, Arema Indonesia menganggap keluarnya eks pemain Persija Jakarta itu karena alasan keluarga. Karena masalah gaji sesuai dengan komitmen pelatih, pemain dan manajemen akan diterima Januari 2011 ini.

"Gaji dua bulan yang terlambat, sepakat kami bayar bertahap. Satu bulan untuk Desember kemarin sudah kami penuhi kemarin. Jadi kalau ada isu Njanka keluar karena gaji telat, itu sangat tidak benar," tandasnya.

Sudarmadji juga membantah, para pemain lain akan mengikuti jejak sang Njanka untuk memilih mengarungi Liga Primer Indonesia (LPI). Karena sampai saat ini hanya pemain yang sebelumnya merupakan kapten Arema itu saja yang menyatakan mundur dari tim yang bermarkas di Stadion Kanjuruhan tersebut.

"Itu juga isu bohong, semua pemain Arema akan ikut Njanka. Karena semua pemain sudah komitmen tetap membela Arema," bebernya.

Dalam kesempatan tersebut lelaki kelahiran Banyuwangi, Jawa Timur, ini mengaku manajemen telah menyiapkan pemain pengganti bagi Njanka. Bakal pemain mengganti posisi Njanka di lini belakang itu berasal dari luar negeri. "Penggantinya pemain asing, bukan lokal. Sudah kami siapkan," akunya.

Wednesday, January 5, 2011

Bepe: Markus 'Gila', Yesayas Penyayang, Okto Aaron Lennon-nya Indonesia

Jakarta - Bambang Pamungkas menilai Markus Horison 'gila', Yesayas Desnam penyayang, dan Oktovianus Maniani adalah Aaron Lennon-nya Indonesia. Bagaimana kesannya terhadap anggota timnas yang lain?

Melalui situs pribadinya, www.bambangpamungkas20.com, pemain yang akrab disapa Bepe tersebut bercerita soal kesannya terhadap elemen timnas di Piala AFF 2010, baik pelatih maupun pemain. Dalam tulisan berjudul 'Mereka Dimata Saya' tersebut, striker 30 tahun itu berpendapat jika timnas di Piala AFF 2010 adalah salah satu tim yang mempunyai suasana terbaik selama dia menjadi pemain nasional.

Menurut Bepe, semua pemain benar-benar bermain dan berusaha memberikan yang terbaik kepada pelatih, dan itu tercermin dari cara mereka bermain di lapangan. Tidak ada sosok bintang di timnas, yang ada hanyalah para pemain dalam sebuah tim.

Di antara seluruh pemain timnas, kesan Bepe terhadap Markus Horison, Yesayas Desnam, dan Oktovianus Maniani cukup menarik. Pemain Persija itu menilai Markus sebagai kiper tangguh yang punya kepribadian unik dan agak 'gila'.

"Ini adalah salah satu contoh kiper yang saya katakan agak-agak gila, kepribadiannya unik dan sangat susah ditebak. Salah satu kelebihannya adalah, selalu mampu tampil relax dalam setiap apapun pertandingan, termasuk ketika melawan tim sekelas Uruguay. Untuk saat ini, dia masih kiper terbaik di Indonesia menurut saya," tulis Bepe.

Sementara soal Desnam, eks penyerang Selangor FA ini sedikit berkisah.

"Pemain ini paling pendiam, akan tetapi sekali dia berbicara, maka semua akan dibuat tertawa terbahak-bahak dengan leluconnya. Suatu siang, dia meminta ijin kepada saya untuk berbicara di depan pemain saat makan siang, dan tentu saya mengijinkan. Saat itu dia meminta maaf kepada seluruh pemain, karena tanpa sadar telah melakukan wawancara dengan media, yang sebenarnya memang dilarang. Saat itu dia berkata ”Dalam wawancara tadi, saya bilang jika tim ini sangat harmonis, saling mendukung satu dengan yang lain dan tidak ada yang merasa menjadi pemain bintang." Kami pun terus memperhatikan dengan seksama. “Arghh,, tetapi saya lupa satu hal, dan karena itu saya minta maaf kepada kalian semua,” lanjut Yesayas. Seketika kami pun bertanya dengan antusias “Apa yang lupa Yesa..??”. Kemudian dengan santai dia pun menjawab “Arrggh,, saya lupa bilang ke wartawan tadi, kalau saya sayang kalian semua.” Seketika tawa kami pun pecah di sela-sela makan siang, dan dia adalah satu-satunya pemain yang mampu membuat Alfred tertawa hahahahaa," urai Bepe.

Top skorer di Piala Tiger 2002 ini juga memuji penampilan impresif Okto Maniani di Piala AFF lalu. Bepe bahkan menyebut Okto sebagai Aaron Lennon-nya Indonesia.

"Salah satu pemain yang paling menonjol di gelaran Piala AFF 2010. Kengototan dan tenaganya yang luar biasa, dapat menutupi kekurangannya dalam masalah ukuran badan. Menurut saya dia adalah Aaron Lennon versi Indonesia," demikian puji Bepe.

Untuk pelatih Alfred Riedl, Bepe juga punya penilaian tersendiri.

"Di mata saya Alfred bagaikan sebuah kulkas empat pintu. Dingin, kokoh, tegas, dan solid. Walau terkesan kaku akan tetapi Alfred mempunyai hati yang besar dan luas. Dia adalah sebuah pribadi yang sangat fair dalam menilai segala sesuatu. Filosofinya dalam bekerja adalah “Keras, tegas, namun penuh dengan cinta”. Walaupun dia selalu meletakkan saya di bangku cadangan selama AFF, akan tetapi tidak dapat saya pungkiri, jika dia adalah salah satu pelatih favorit saya," pujinya.

Buffon Terbaik Dekade Ini

Bonn - Gianluigi Buffon dinobatkan sebagai kiper terbaik di dekade ini oleh IFFHS. Kiper Juventus dan timnas Italia ini sukses menyisihkan Iker Casillas dan Petr Cech.

International Federation of Football History & Satistics (IFFHS) mendapuk Buffon sebagai penjaga gawang terbaik di era tahun 2000-2010, meski dalam beberapa tahun terakhir dia lebih banyak berkutat di ruang perawatan.

Kiper Real Madrid dan timnas Spanyol Iker Casillas harus puas di tempat kedua. Sementara shot-stopper Chelsea, Petr Cech, menghuni peringkat ketiga. Nama-nama lain yang masuk posisi 10 besar adalah Edwin van der Sar, Oliver Kahn, Nelson Dida, Jens Lehmann, Roberto Carlos Abbodanzieri, Victor Valdes dan Julio Cesar.

Sebelum penghargaan ini, IFFHS menetapkan Casillas sebagai kiper terbaik tahun 2010. Dia berhasil mengungguli Julio Cesar dan Cech yang ada di tempat kedua dan ketiga.

10 Besar Kiper Terbaik 2000-2010 versi IFFHS

Urutan - Nama - Negara asal - Poin

1. Gianluigi Buffon Italia 182
2. Iker Casillas Spanyol 177
3. Petr Cech Rep.Ceko 138
4. Edwin van der Sar Belanda 105
5. Oliver Kahn Jerman 99
6. Dida Brasil 90
7. Jens Lehmann Jerman 72
8. Roberto Carlos Abbondanzieri Argentina 68
9. Victor Valdes Spanyol 64
10. Julio Cesar Brasil 63

Wenger: Arsenal Frustrasi Hadapi City

London - Arsene Wenger mengaku cukup senang melihat penampilan Arsenal saat melawan Manchester City. Namun ia frustrasi karena timnya gagal mencetak gol meski terus menekan sepanjang laga.

The Gunners ditahan imbang oleh City dalam laga di Emirates Stadium, Kamis (6/1/2011) dinihari WIB. Hasil imbang ini membuat Cesc Fabregas dkk masih terpaku di peringkat ketiga klasemen sementara dengan selisih empat poin dari puncak klasemen yang dikuasai Manchester United.

Meski gagal menang, Wenger tetap melontarkan pujian kepada para pemainnya. Manajer asal Prancis ini menilai mereka sudah tampil maksimal.

"Saya pikir kami punya penampilan tim yang luar biasa dan hal positifnya adalah kami tetap clean sheet," girang Wenger kepada SkySports.

"Kinerja tim cukup menggembirakan, ada kualitas fantastis dan semangat, dan Anda bisa lihat semua orang bisa kalah di mana saja," sambung pria 61 tahun ini.

Namun Wenger tetap menyimpan sedikit kekecewaan karena timnya gagal mencetak gol. Ia pun menganggap City hanya mengejar hasil seri dalam laga dinihari tadi.

"Jelas kami frustrasi karena gagal mencetak gol, tapi kami mendominasi permainan. Di satu sisi ini baik, tapi juga membuat frustrasi," keluhnya.

"Mereka (City) bertahan dengan baik dan mereka layak mendapatkan kredit untuk itu. Secara keseluruhan, mereka hanya berusaha untuk tidak kalah," tuntas Wenger.

Irfan & Kim Dipanggil Seleksi Pra-Olimpiade dan SEA Games


Jakarta - Badan Tim Nasional PSSI memanggil 84 pemain U-23 untuk mengikuti seleksi. Irfan Bachdim dan Kim Kurniawan terdapat dalam daftar nama yang dipanggil untuk seleksi yang digelar dalam tiga tahap itu.

Dilansir dari situs resmi PSSI, dari ke-84 pemain itu terdapat lima nama yang langsung mengikuti TC yakni Irfan Bachdim, Kurnia Mega, Yongky Aribowo, Okto Maniani, dan Johann Juanshyah.

Dari ke-84 pemain tersebut, terdapat sejumlah pemain dari klub-klub yang mengikuti LPI seperti Irfan Bachdim dan Kim Kurniawan (Persema Malang), Djausman Triasdi, Fandy Edy, Rachmat (PSM Makassar), dan Novan Setyo Sasongko (Persibo Bojonegoro). Sebelumnya pihak PSSI menyatakan bahwa pemain-pemain yang memperkuat klub LPI tidak berkesempatan memperkuat timnas.

Pemanggilan pemain tidak dilakukan secara serempak, melainkan dibagi dalam tiga gelombang. Sebanyak 33 pemain dipanggil dalam seleksi pertama pada tanggal 6 Januari 2010. Selanjutnya, 27 pemain menyusul dipanggil tanggal 10 Januari 2010. Dan terakhir pada tanggal 14 Januari, sebanyak 24 pemain.

Fergie Minta MU Abaikan Kritik


Manchester - Sir Alex Ferguson meminta Manchester United untuk mengabaikan segala kritik yang datang. Fergie ingin timnya fokus ke ambisi mereka untuk merebut trofi Liga Inggris.

MU hanya menang tipis 2-1 atas Stoke City di Old Trafford dalam lanjutan Liga Inggris, Rabu (5/1/2011) dinihari WIB. Kemenangan ini mengokohkan posisi 'Setan Merah' di puncak klasemen sementara dengan keunggulan tiga poin atas Manchester City. Hasil ini sekaligus mempertahankan rekor MU sebagai satu-satunya tim yang belum pernah kalah musim ini.

Meski demikian, banyak kalangan yang mengkritik penampilan anak buah Fergie yang tak impresif, meski pada akhirnya tetap keluar sebagai pemenang. Terkait hal ini, Fergie pun menanggapinya dengan santai.

"Kami adalah sasaran empuk untuk hal-hal semacam itu," cetus Fergie kepada BBC.

"Tapi kami harus mengabaikannya dan berkonsentrasi pada ambisi kami dan itu adalah untuk memenangkan liga," sambungnya.

Mengomentari Javier Hernandez yang jadi starter dalam laga dinihari tadi, Fergie mengaku terjebak dilema. Ia sering bimbang apakah akan memasang Chicharito atau Wayne Rooney sebagai andalan di lini depan.

"Tentu itu memberi masalah buat saya saat Wayne fit. Tapi ini jenis masalah yang Anda inginkan. Selama bertahun-tahun, para striker selalu memberi saya masalah yang sama," imbuh manajer 69 tahun ini.

"Itulah pekerjaan Chicharito. Sepanjang dia bisa menggetarkan gawang lawan, dia memberi saya masalah itu," tuntasnya.

Tuesday, January 4, 2011

Okto Kesal karena Berita Bonus Rp 25 Juta


Jayapura - Winger timnas Indonesia Oktovianus Maniani, menyayangkan pemberitaan mengenai dirinya yang sudah menerima bonus sebesar Rp 25 juta. Padahal ia mengaku, kabar tersebut disampaikannya dengan status off the record.

Okto tak terima dengan pemberitaan pada salah satu media di Jakarta yang menyatakan dirinya menerima hanya bonus sebesar Rp 25 juta dari PSSI, usai membawa tim 'Merah-Putih' melaju ke putaran final Piala AFF 2010 lalu.

Kabar bahwa Okto hanya mendapatkan bonus Rp 25 juta pun dibantah manajer timnas Andi Darrusalam Tabusala. Ia menyebut, sebagai pemain inti bonus Okto tentunya jauh dari jumlah tersebut.

Kepada wartawan di Jayapura, Okto mengaku menyayangkan pemberitaan tersebut, karena seharusnya sang wartawan menghormati off the record sebagaimana kesepakatan kedua belah pihak saat wawancara tengah berlangsung.

“Itu kan rahasia pribadi saya, kenapa harus dikasih tahu. Apa pun yang saya dapat, saya tidak mau kasih tahu ke publik. Seharusnya soal itu tidak harus diberitakan karena itu rahasia saya dan kamu (wartawan media yang memberitakan Okto hanya terima Rp 25 juta dari PSSI),” tutur Okto dengan nada kesal, saat dijumpai wartawan di rumah kediamannya, Hamadi Tanjung, Jayapura.

Menurut Okto, dengan adanya pemberitaan itu, persiapannya menuju seleksi SEA Games tanggal 6 Januari 2011 mendatang di Jakarta sangat terganggu. Oleh karena itu, pihaknya berharap agar masalah ini jangan sampai terulang sehingga tak mengganggu setiap event yang nantinya akan dijalani pada tahun 2011 ini.

“Jadi sekali lagi, saya sangat membantah dan menyayangkan berita itu. Karena nanti saya yang dimarahi. Saya kira dia cuma tanya sesuatu, tapi saya juga sudah bilang apa yang didapat itu sudah cukup buat saya."

"Karena berita ini tadi kami sampai ditelpon orang BLI ditanya soal masalah ini. Tapi masalah ini sudah selesai dan saya sudah menjelaskan ke BLI,” terangnya.

Ancelotti: Saya Beruntung Tak Dipecat


London - Hanya meraih satu kemenangan dalam delapan laga terakhir jelas bukan catatan bagus untuk Chelsea. Carlo Ancelotti sendiri mengakui, dirinya cukup beruntung masih menjadi manajer The Blues sampai saat ini.

Satu-satunya kemenangan yang dimaksud adalah ketika mereka menundukkan Bolton Wanderers 1-0 pada 29 Desember silam. Sementara sisa tujuh laga lainnya berakhir dengan catatan tiga kali kalah dan empat kali imbang. Terakhir 'Si Biru' ditahan 3-3 oleh Aston Villa.

Melihat catatan jeblok tersebut, Ancelotti pun sadar bahwa dirinya cukup beruntung. Andai hal tersebut terjadi di Liga Italia, pria yang pernah menukangi AC Milan itu menyebut bahwa dirinya pasti sudah dipecat.

"Saya adalah orang yang beruntung. Saya tahu banyak pelatih dipecat karena hasil seperti ini," ujarnya seperti dilansir ESPN Star.

Tapi Ancelotti menolak untuk dinilai saat ini. Ia lebih memilih untuk dihakimi ketika musim sudah berakhir nanti.

"Ketika Anda pergi ke restoran, Anda harus membayar ketika sudah menghabiskan makanannya."

"Sama juga dengan di sini. Kami harus membayar tagihannya ketika musim sudah usai. Pada akhirnya nanti klub bisa menilai saya," tukasnya.

Sunday, January 2, 2011

'Makin Matang, Mental Arsenal Lebih Tangguh'


London - Konsistensi permainan Arsenal musim ini menyenangkan Arsene Wenger. Wenger menyebut kunci penampilan The Gunners adalah kualitas mental para pemainnya yang makin membaik.

Kemenangan 3-0 Arsenal atas Birmingham, Minggu (2/11/2011) dinihari WIB membuat The Gunners masih bertahan di peringkat ketiga klasemen sementara Liga Inggris. Dengan hanya tertinggal dua poin dari Manchester United di posisi puncak, peluang Cesc Fabregas dkk untuk merebut trofi juara tentu masih terbuka.

Wenger merasa kematangan yang makin tumbuh di antara para pemainnya jadi salah satu faktor penentu performa Arsenal yang relatif stabil. Pasukan muda Arsenal dinilainya makin siap menghadapi pertandingan.

"Kami punya mental yang lebih tangguh musim ini karena kami telah matang. Para pemain sekarang berusia sekitar 23 tahun dan mulai mendapatkan pengalaman," ujar Wenger di ESPN Star.

"Apa yang mereka lakukan sungguh luar biasa di usia tersebut. Mereka ingin menang dan mereka telah belajar dari tahun-tahun sebelumnya," imbuh manajer 61 tahun itu.

"Saya senang dengan sikap seluruh skuad dan dengan kualitas permainan kami."

Wenger menambahkan bahwa selain mental yang lebih baik, para pemainnya pun kini tak takut lagi untuk bertarung secara fisik.

"Anda bisa melihat di Birmingham bahwa mereka benar-benar siap untuk itu. Kami kuat dalam duel fisik, kami memainkan sepakbola yang baik dan kami punya mental yang tenang dan tangguh," lanjutnya.

"Ini adalah pekerjaan yang fantastis oleh kami. Kami memiliki segalanya untuk membuat pertandingan sepak bola yang hebat," tuntas pria Prancis tersebut.