Wednesday, August 14, 2013

Hendak Terbang ke London, Soldado Juga Ikut Komentari Bale

Valencia - Isu seputar kepindahan Gareth Bale ke Real Madrid juga dikomentari oleh calon pemain baru Tottenham Hotspur, Roberto Soldado, yang menilai sulit bagi The Lilywhites mencegah Bale hengkang.

Saga transfer Bale memang belum usai hingga saat ini di mana kubu Madrid masih ngotot untuk mendatangkan pemain internasional Wales itu. Namun Spurs masih bersikukuh mempertahankan dan dikabarkan hanya mau melepas di angka 100 juta euro.

Jumlah tersebut dikabarkan mampu dipenuhi oleh Madrid dan ini pula yang membuat Spurs ketar-ketir mengingat si pemain tampaknya memang sudah ngebet bergabung ke Santiago Bernabeu.

Seperti apa akhirnya lika-liku transfer Bale memang patut diikuti hingga berakhirnya bursa transfer musim panas 31 Agustus mendatang. Tak pelak saga transfer ini pun mengundang komentar dari banyak pihak dan yang terbaru Soldado ikut-ikut berbicara soal Bale.

Soldado sendiri adalah calon rekan Bale di Spurs musim depan Valencia setuju melepasnya ke klub asal London Utara itu. Soldado menjawab pertanyaan soal Bale ketika sejumlah media lokal menemuinya di bandara Valencia, di mana ia akan terbang ke London untuk merampungkan kepindahannya.

Menurut striker 28 tahun itu, Spurs akan punya pekerjaan berat untuk bisa memagari pemainnya meskipun Soldado mengharapkan agar Bale tetap bertahan di White Hart Lane.

"Saya pikir semua orang tahu soal Gareth Bale. Dia adalah pemain hebat. Akan sangat sulit untuk mempertahankannya tapi saya berharap dia tetap di Tottenham," ujar Soldado seperti dilansir Sky Sports.

Sunday, August 11, 2013

Soldado Kecam Presiden Valencia

Valencia - Jelang tes medis di Tottenham Hotspur, Roberto Soldado mengungkapkan alasannya meninggalkan Valencia. Striker internasional Spanyol itu merasa dibohongi oleh presiden Valencia Amaedo Salvo.

Soldado segera menjadi pemain Tottenham setelah Valencia menyepakati harga transfernya sebesar 28,5 juta pounds (Rp 443 miliar). Transfer ini memecahkan rekor transfer tertinggi klub London Utara itu.

Penyerang berusia 28 tahun ini dijadwalkan menjalani tes medis pada Jumat (2/8/2013) dan akan menandatangani kontrak selama empat tahun di White Hart Lane.

"Aku sangat berharap kepindahan ini. Tapi aku meninggalkan Valencia setelah tiga tahun yang tidak terlupakan. Ini adalah sebuah proyek baru dan sebuah perubahan baru buat kehidupanku dan keluargaku," ucap striker internasional Spanyol itu yang dikutip Sky Sports.

"Ini adalah sebuah kesepakatan bagus untuk Valencia dan untukku. Selama ini aku tidak mengatakan apapun agar tidak merusak citra Valencia dan transfer itu sendiri hingga semuanya benar-benar jelas."

"Aku pergi karena aku tidak percaya dengan proyek baru (Valencia). Selama ini presiden berbohong kepadaku beberapa kali sejak aku menghubunginya di telepon. Aku pikir kesepakatan bisa dilakukan dengan kejujuran, tapi nyatanya tidak," lanjut Soldado tanpa merinci lebih lanjut.

"Aku mengharapkan yang terbaik untuk Valencia. Mereka akan selalu ada di hatiku. Keputusan ini sepenuhnya aku dan keluargaku yang membuat, tidak ada paksaan dari manapun."

Soldado akan menjadi pemain baru ketiga yang didatangkan Spurs di musim panas ini setelah Paulinho dan Nacer Chadli.

Thursday, August 8, 2013

Alasan Higuain Pilih Napoli Daripada Arsenal

Gonzalo Higuain telah resmi menjadi pemain Napoli. Ditransfer dari Real Madrid, Higuain menegaskan ingin merebut gelar scudetto bersama Partenopei. Higuain bergabung bersama Partenopei pada minggu lalu.

Pihak Napoli rela merogoh koceknya sebesar 40 juta euro demi mendapatkan pemain berusia 25 tahun tersebut. Kepindahan Higuain ke Napoli tentunya mematahkan rumor yang menyebutkan bahwa ia akan berlabuh ke London untuk membela Arsenal. 

"Saya pikir banyak tentang kepindahan saya ke Napoli. Keputusan itu diambil setelah memakan waktu yang lama," ujar Higuain. "Saya berbicara dengan teman-teman dan juga Presiden, yang meyakinkan saya. 

Ini adalah sebuah proyek penting. Semua orang tahu mengapa saya datang ke sini, klub ini memiliki tujuan yaitu Scudetto," imbuhnya.

Pemain Ekuador Meninggal Setelah Mainkan Laga Debut

Doha - Pesepakbola Ekuador yang pernah bermain untuk klub Inggris Birmingham City, Christian Benitez, meninggal dunia setelah menjalani pertandingan debutnya bersama klub barunya di Qatar.

Benitez tutup usia di sebuah rumah sakit tak lama setelah bermain untuk pertama kalinya buat Al Jaish, saat mengalahkan Qatar Sports Club 2-0 di pertandingan Sheikh Jassem Cup, hari Minggu (28/7) lalu.

Awalnya penyerang yang baru berusia 27 tahun itu mengeluh sakit perut, lalu dibawa ke rumah sakit. Belakangan ia malah mengalami gagal jantung dan nyawanya tak bisa diselamatkan.

Kematian Benitez telah dikonfirmasi baik pihak klub maupun Federasi Sepakbola Ekuador. Sejumlah pihak lain juga turut menyampaikan rasa bela sungkawanya.

"Dia orang yang sangat mengasyikkan, dan berbahaya di kotak penalti," ucap manajer Birmingham, Alex McLeish, kepada Sky Sports News.

"Tak bisa dipercaya Christian Benitez alias Chucho telah meninggal. Sungguh sebuah kesenangan pernah bermain dengan dia. Dia orang yang sangat astik. Ikut berduka cita untuk keluarganya,” tulis gelandang Sunderlang, Craig Gardner, yang pernah bermain dengan Benitez di Birmingham, via akun twitter-nya.

Benitez baru mengikat kontak tiga tahun dengan Al Jaish pada 6 Juli lalu. Ia ditransfer sebesar 10 juta poundsterling dari klub Meksiko, America.

Pada musim 2009/2010 ia bermain untuk Birmingham sebagai pinjaman dari Santos Laguna. Bersama klub Inggris itu ia tampil 36 kali dan mencetak empat gol. Di akhir musim Birmingham batal mengontraknya secara permanen dan ia kembali ke Meksiko. Dalam dua musim terakhir ia tampil dalam 79 pertandingan dan mendulang 52 gol.

Benitez memiliki rekor yang cukup impresif bersama timnas Ekuador. Ia mengantongi 58 caps dengan torehan 24 gol, serta bermain di Piala Dunia 2006 di Jerman.

Monday, August 5, 2013

Bony Datang, Michu Bisa Kembali ke Posisi Favoritnya

Swansea - Michu menyambut gembira kedatangan Wilfried Bony ke Swansea City. Kehadiran Bony membuat Michu yakin dirinya akan menjadi pemain yang lebih baik pada musim ini.

Posisi favorit Michu adalah sebagai seorang second striker. Tapi, karena musim lalu Swansea tak punya striker tajam, pemain asal Spanyol itu pun akhirnya didorong lebih ke depan.

Hasilnya sama sekali tak mengecewakan. Michu berhasil membukukan total 22 gol di semua kompetisi musim lalu dan mengantarkan The Swans menjadi juara Piala Liga Inggris.

Mulai musim ini, Michu bisa kembali ke posisi favoritnya. Swansea sudah punya andalan di lini depan setelah merekrut Bony dari Vitesse Arnhem. Untuk mendatangkan Bony, mereka harus mengeluarkan dana sebesar 12 juta poundsterling, yang merupakan rekor transfer klub.

"Saya lebih memilih untuk bermain di belakang striker. Jadi saya berharap Anda akan melihat seorang Michu yang lebih baik. Saya mencetak lebih banyak gol ketika saya bermain di belakang striker musim lalu," ujar Michu yang dikutip Mirror.

"Saya menyukai posisi itu karena saya bisa lebih banyak bergerak dan para bek tengah lebih memburu striker dan bukan saya. Saya bisa datang belakangan dari lini kedua dan mencetak gol," lanjutnya.

"Penting bagi Swansea untuk mendatangkan striker top dan Bony adalah seorang pemain super. Kami senang dia bergabung dan dia akan mencoba untuk membantu kami. Dia sudah mencetak banyak gol di waktu sebelumnya," kata mantan pemain Rayo Vallecano ini.

Bony musim lalu sangat produktif bersama Vitesse. Pemain asal Pantai Gading itu mencetak 31 gol di Eredivisie dan menjadi top skorer.

Friday, August 2, 2013

Salah Cetak Nama di Sepatu Papiss Cisse

Newcastle - Setelah urusan sponsor di jersey, penyerang Newcastle United Papiss Cisse kembali diberitakan terkait perlengkapan bertandingnya. Nama belakang dirinya tercetak salah di sepatu bolanya.

Adalah Sammy Amebi yang "mengumumkan" kekeliruan tersebut, ketika ia mem-posting lewat akun twitter-nya foto sepatu Cisse model Hypervenom keluaran Nike, yang bertuliskan 'Sisse'.

"Well, ini aneh … #sisse,” kicau Ameobi yang juga berposisi sebagai penyerang di skuat The Magpies.


Cisse malam ini (30/7) direncanakan turun ke lapangan dalam laga ujicoba timnya melawan St Mirren. Sebelumnya ia menolak mengikuti latihan terkait keberadaan Wonga sebagai sponsor di kostum Newcastle. Sebagai muslim ia keberatan dengan Wonga yang adalah perusahaan rentenir, yang dilarang dalam agamanya.

Soal salah nama di atas, direktur olahraga Newcastle, Joe Kinnear, bahkan melakukannya dengan lebih buruk. Tak lama setelah ditunjuk sebagai pejabat posisi tersebut, dalam sebuah wawancaranya ia "sembarangan" menyebut sejumlah nama pemainnya.

Hatem Ben Arfa disebutnya 'Ben Arfi', Yohan Cabaye diucapkannya dengan 'Yohan Kebab'. Sammy Ameobi menjadi 'Amamobi'; Jonas Gutierrez menjadi 'Goltirez'; sedangkan Papis Cisse dengan 'Sissy'.

"Waduh, setidaknya sebutlah namaku dengan benar," demikian reaksi Ameobi lewat twitter, ketika insiden salah ucap itu ramai diberitakan media.

Tuesday, July 30, 2013

MU Punya Nama Besar, Moyes Pede Segera Datangkan Pemain Baru

Hong Kong - David Moyes yakin Manchester United akan segera mendapatkan pemain baru sebelum bursa transfer musim panas ditutup. Nama besar yang dimiliki MU diyakini Moyes akan jadi daya tarik untuk pemain bidikan timnya.

Belum ada transfer besar yang dilakukan oleh MU di bursa transfer musim panas ini. Setelah mendatangkan Wilfried Zaha di jendela transfer bulan Januari lalu, MU baru merekrut Guillermo Varela di bursa transfer musim panas ini.

MU justru beberapa kali gagal mendapatkan pemain yang menjadi targetnya. Thiago Alcantara dan Kevin Strootman adalah dua pemain yang sempat dikait-kaitkan dengan 'Setan Merah' namun pada akhirnya justru berlabuh di klub lain.

MU kemudian dikabarkan mengejar Cesc Fabregas. Namun dua kali penawaran mereka tak mendapat tanggapan positif dari klub Fabregas, Barcelona.

Moyes sadar jika persiangan di bursa transfer kini makin ketat seiring munculnya klub-klub yang punya sumber dana besar. Kendati demikian, Moyes tetap percaya diri MU bisa bersaing sebab punya nama besar untuk menarik pemain baru ke Old Trafford.

"Idealnya, Anda mendapat pemain baru lebih awal. Akan lebih baik jika Anda bisa melakukan itu. Tapi untuk alasan yang berbeda, belum memungkinkan untuk menyelesaikannya. Tapi saya yakin kami akan menyelesaikannya," ujar Moyes seperti dikutip BBC.

"Manchester United lebih dari senang berkompetisi dengan tim-tim lain. Sekarang ada perubahan dalam dinamika karena Paris Saint-Germain muncul baru-baru ini. Itu mengubah tatanan. Tapi Manchester United akan selalu bersaing."

"Satu hal yang dimilikinya (MU, red.) adalah sejarah. Sudah punya nama. Punya kesuksesan. Pemain ingin terhubung dengan itu dan suatu hari mengatakan mereka telah bermain untuk Manchester United. Itu akan jadi daya tarik besar untuk pemain mana pun," katanya.

Sunday, June 16, 2013

Varela dan Minimnya Bek Kanan 'Setan Merah'

Manchester - Guillermo Varela jadi pembelian pertama dari David Moyes. Bek muda asal Uruguay itu dinilai sebagai jawaban atas minimnya bek kanan di Manchester United.

Terlepas dari banyaknya rumor yang beredar, bahwa United mengincar nama-nama besar seperti Robert Lewandowski, Cesc Fabregas, dan Thiago Alcantara, justru Varela yang pertama kali dibeli oleh Moyes. Dibandingkan nama-nama lainnya yang sudah malang melintang di sepakbola Eropa, Varela relatif belum dikenal.

Usia Varela baru 20 tahun dan sejauh ini klubnya baru satu, yakni Penarol. Dia juga belum mengantongi caps dari tim nasional senior, baru sebatas level U-17 dan U-20 saja. Tapi, pembeliannya dinilai tepat lantaran United butuh pelapis dari Rafael da Silva.

Performa Rafael pada musim 2012/2013 terbilang apik. Saking apiknya, dia tidak tergantikan di posisi bek kanan. Dari total 38 pertandingan di Liga Inggris, bek asal Brasil itu bermain sebanyak 28 kali. Sementara, ditambah penampilannya di turnamen lain, total Rafael bermain sebanyak 37 kali.

Sebagai catatan, selama lima musim memperkuat United, belum pernah Rafael bermain sebanyak itu dalam satu musim. Kalaupun dia absen, maka Sir Alex Ferguson biasanya memainkan Phil Jones atau Chris Smalling sebagai bek kanan. Hanya saja, kedua pemain itu bukanlah bek kanan murni, melainkan bek tengah.

"Saya senang bisa menjadi bagian dari klub ini," kata Varela di ESPN setelah menandatangani kontrak.

"Seperti yang semua orang tahu, klub ini merupakan klub besar dan telah memenangi segalanya dan saya harap itu terus berlanjut."

Rafael diperkirakan masih akan jadi pilihan utama di posisi bek kanan musim depan. Menarik untuk ditunggu bagaimana Varela mengisi pos tersebut seandainya Rafael absen. Varela mengakui, yang perlu dilakukannya sekarang adalah beradaptasi secepat mungkin.

"Saya beruntung karena di sini ada beberapa pemain yang berbahasa Spanyol. Ini jelas akan membantu saya beradaptasi," katanya.

Friday, June 14, 2013

Lini Tengah Juve Terkuat di Eropa

Turin - Musim lalu, Juventus cuma sampai di perempatfinal Liga Champions. Meski begitu, Bianconeri diyakini mempunyai komposisi lini tengah yang paling mumpuni di Eropa.

Komentar itu dilontarkan oleh Edgar Davids, mantan pemain yang pernah berseragam Juve selama tujuh tahun.

Lini tengah La Vecchia Signoa merupakan perpaduan antara pemain muda dan berpengalaman seperti Andrea Pirlo, Claudio Marchisio, Arturo Vidal dan Paul Pogba. Performa apik mereka menjadi salah satu kunci sukses Juve merebut dobel Scudetto.

"Juventus mempunyai lini tengah terkuat di Eropa," ucap Davids di Football Italia.

"Pogba adalah seorang pemain dengan bakat luar biasa," sambung mantan pemain internasional Belanda itu. Sementara itu, Vidal adalah seorang juara yang bisa tumbuh lebih jauh dan menjadi pemain yang fenomenal."

"Saya berharap suatu hari nanti Vidal berada di antara para pemain legendaris Juventus karena dia punya kemampuan untuk itu."

Wednesday, June 12, 2013

Cavani Berharap Bisa Dilatih Mourinho atau Pellegrini

Montevideo - Edinson Cavani mengaku sangat ingin dilatih oleh Jose Mourinho atau Manuel Pellegrini. Apakah ini indikasi dirinya akan bergabung ke salah satu klub yang dimanajeri oleh dua pelatih itu?

Cavani saat ini tengah dikait-kaitkan dengan beberapa klub besar Eropa seperti Chelsea, Manchester City dan juga Real Madrid. Performanya bersama Napoli jadi alasan mengapa ia begitu diminati.

Belum ada kejelasan mengenai kelanjutan masa depan Cavani di tim asal Naples itu meski dari pemain dan juga Napoli masih sama-sama saling membutuhkan.

Tapi wawancara terbaru Cavani dengan Omnisport sepertinya bisa membuka tabir mengenai ke mana penyerang internasional Uruguay itu akan berlabuh musim depan.

Cavani mengakui bahwa ia berangan-anga bisa dilatih oleh Mourinho atau Pellegrini yang disebutnya sebagai pelatih bertangan dingin. Mourinho sendiri saat ini sudah dipastikan jadi manajer baru Chelsea sementara Pellegrini tinggal selangkah lagi menangani Manchester City.

"Saya tidak tahu apakah mereka (Chelsea dan City) sudah mengajukan tawaran, tapi yang saya tahu hanyalah saya ingin dilatih oleh orang-orang seperti Manuel Pellegrini dan Jose Mourinho. Akan menyenangkan tentunya," ujar Cavani seperti dilansir Soccernet.

Namun Cavani tidak mau terlalu memikirkan hal itu karena fokusnya saat ini adalah tampil di Piala Konfederasi bersama Uruguay.

"Untuk saat ini saya hanya berpikir soal Uruguay. Selama karier saya, saya harus berurusan dengan rumor-rumor seperti ini. Saya hanya perlu tenang menghadapinya," demikian dia.